Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Usai Lepas Saham OVO, Tokopedia Hadirkan GoPay untuk Pembayaran

Senin, 11 Oktober 2021 | 10:31 WIB
usai-lepas-saham-ovo-tokopedia-hadirkan-gopay-untuk-pembayaran
Toko jual beli daring Tokopedia (Sumber: dokumen Tokopedia)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pengguna Tokopedia kini bisa menggunakan GoPay sebagai pembayaran saat melakukan transaksi di platform tersebut. Tapi, hal itu baru berlaku bagi sebagian pengguna Tokopedia.

GoPay bisa digunakan untuk semua jenis transaksi di Tokopedia seperti untuk belanja, pembayaran produk digital, atau layanan keuangan. Pembayaran memakai GoPay juga tidak dipungut biaya tambahan.

"Kami menghadirkan peluncuran bertahap untuk para pengguna GoPay agar dapat bertransaksi di Tokopedia. Dalam waktu dekat seluruh pengguna GoPay akan dapat memanfaatkan kemudahan ini," kata Head of Corporate Communications GoPay Winny T dalam keterangan resminya, dikutip Senin (11/10/2021).

Tokopedia telah melepas 36,1 persen sahamnya di PT Bumi Cakrawala Perkasa, penerbit dompet digital dengan brand OVO. Hal itu lantaran aturan Bank Indonesia (BI), yang melarang adanya kepemilikan atau controlling interest di lebih dari satu perusahaan jasa pembayaran.

Baca Juga: Gojek-Tokopedia (GoTo) Beli Saham Matahari Rp355 Miliar

Saham Tokopedia di OVO kemudian diambil alih oleh Grab Holdings yang sebelumnya telah menguasai 39,2 persen saham.

Namun, OVO tetap bisa digunakan untuk membayar transaksi di Tokopedia.

"Telah disepakati bahwa OVO akan tetap hadir sebagai salah satu metode pembayaran di ekosistem tersebut,” ujar Head of Corporate Communications OVO Harumi Supit dalam keterangan resminya.

Gojek dan Tokopedia merger pada 17 Mei 2021 lalu dan menghasilkan perusahaan bernama GoTo. CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan, penggabungan antara platform berstatus decacorn (Gojek) dan unicorn (Tokopedia) akan memberikan layanan pengiriman cepat dengan jangkauan luas untuk berbagai layanan digital.

Selain untuk konsumen, Andre menilai hal tersebut juga akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para mitra, termasuk driver ojek online Gojek ataupun mitra usaha (merchant) Tokopedia.

Penulis : Dina Karina | Editor : Desy Afrianti

Sumber :



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19