Kompas TV regional peristiwa

Pedagang Sayur yang Dianiaya Preman Malah Jadi Tersangka, Korban: Enggak Ada Keadilan

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:05 WIB

KOMPAS.TV - Pedagang sayur di Deli Serdang, Sumatera Utara yang menjadi korban penganiayaan preman ditetapkan sebagai tersangka karena pelaku melaporkan balik korban.

Beberapa pekan lalu di media sosial viral peristiwa penganiayaan seorang perempuan pedagang sayur oleh beberapa orang preman di Pasar Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kami tidak tayangkan secara utuh karena mengandung unsur kekerasan.

Korban dianiaya karena menolak memberikan uang Rp 500 ribu pada pelaku, korban yang melaporkan peristiwa ini ke Polsek Percut Sei Tuan malah ditetapkan sebagai tersangka karena pelaku juga melaporkan korban.

Korban ditetapkan sebagai tersangka karena preman yang menganiaya kobran juga melapor ke polisi.

Baca Juga: Pelaku Penganiayaan Pedagang Bakso Heran, Videonya Viral ke Media Sosial

Ia melapor bahwa korban menganiayanya terlebih dahulu, ia juga mengaku mendapatkan luka dari korban.

Litiwari Iman Gea dalam keterangannya mengaku sangat kaget atas statusnya sebagai tersangka padahal dirinya merupakan korban yang mengalami kekerasan tersebut.

Atas penetapan tersangka itu, dirinya sangat berharap keadilan pada negara hingga keluarganya kembali dalam kehidupan normal.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Hadi Wahyudi menyebut, Polda Sumatera Utara telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dua laporan yang masuk terkait dugaan penganiayaan preman di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pedagang yang kini ditetapkan menjadi tersangka tidak ditahan oleh Satreskrim Polrestabes Medan menurut rencana hari ini akan dilakukan gelar perkara.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19