Kompas TV feature kuliner nusantara

Soto vs Tom Yam, Sama-Sama Berkuah Kamu Termasuk Tim Mana?

Minggu, 10 Oktober 2021 | 17:05 WIB
soto-vs-tom-yam-sama-sama-berkuah-kamu-termasuk-tim-mana
Soto vs Tom yam, dua makanan berkuah yang dibuat dari aneka rempah. Adapun Soto berasal dari Indonesia sementara Tom yum berasal dari Thailand. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Soto dan tom yam adalah dua makanan berkuah yang dibuat dari aneka rempah. Adapun soto berasal dari Indonesia sementara tom yam berasal dari Thailand.

Bahkan, keduanya sama-sama mendunia sebagai ciri khas kuliner dari suatu negara.

Namun demikian, keduanya sama-sama ada di Tanah Air. Bahkan, soto dan tom yam memiliki tempat tersendiri bagi para penggemarnya.

Hal yang perlu diketahui, dua kuliner tersebut baik soto atau tom yam, secara langsung merupakan bagian dari reputasi negara atau gastrodiplomasi.

Gastrodiplomasi adalah upaya membangun citra dan posisi suatu bangsa demi terciptanya reputasi tertentu melalui makanan.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan Peneliti gastrodiplomasi dari Pusat Kajian Gastrodiplomasi di Center for Research in Social Sciences and Humanities (C-RiSSH) Universitas Jember Agus Trihartono.

Agus menyatakan, keragaman yang dimiliki soto akan berpotensi menjadi gastrodiplomasi Indonesia.

Jika Thailand dikenal lewat makanan tom yam, maka soto adalah Indonesia.

"Keunikan Soto Indonesia yang beraneka ragam bisa menjadi potensi gastrodiplomasi Indonesia di tingkat dunia. Jika sushi lekat dengan Jepang, pizza identik dengan Italia, kimchi diperjuangkan oleh Korea Selatan, dan tom yam produk Thailand, maka soto adalah Indonesia," papar Agus dilansir dari laman resmi Universitas Jember, Minggu (10/10/2021).

Baca Juga: Filosofi Soto sebagai 'Unity in Diversoto' hingga Perlunya Mendunia lewat Gastrodiplomasi

Perbedaan Soto dan Tom Yam

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19