Kompas TV olahraga kompas sport

Cerita Pelatih soal Awal Mula Bertemu Susanti Ndapataka hingga Jadi Atlet Muay Thai Peraih Emas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 02:05 WIB
cerita-pelatih-soal-awal-mula-bertemu-susanti-ndapataka-hingga-jadi-atlet-muay-thai-peraih-emas
Pelatih Susanti Ndapataka, Angga Silitonga (kanan) menceritakan awal mula bertemu Susanti Ndapataka hingga bisa meraih emas di PON XX Papua. (Sumber: KOMPAS TV/Kalix Taus)

KUPANG, KOMPAS.TV - Pelatih Susanti Ndapataka, Angga Silitonga, mengakui keberhasilan anak didiknya mendapatkan medali emas di PON XX Papua berkat kerja keras dan kegigihan meraih cita-cita.

Menurut Angga, tidak ada yang spesial dari porsi latihan Susanti Ndapataka. Ia hanya memberi motivasi dan dorongan mental agar Susanti dapat meraih keinginannya menjadi atlet berprestasi.

Angga menjelaskan, dirinya mengenal Susanti sejak gadis kelahiran tahun 1999 itu menggeluti bela diri Tarung Derajat di SMA. 

Baca Juga: Susanti Ndapataka, Peraih Medali Emas PON XX Papua Kebanjiran Bantuan

Ia kemudian memperkenalkan Susanti kepada Muay Thai. Alhasil pada 2017 Susanti menjadi juara nasional bela diri Muay Thai di Bogor.

Di tahun berikutnya Susanti tetap mendapat prestasi. Pada Desember 2018 menjadi juara nasional Tarung Bebas Indonesia sekaligus atlet terbaik putri dalam ajang yang digelar di Jawa Tengah.

Pada 2019 dalam ajang pra PON di Jakarta, Susanti mendapat dua juara di dua zona. Yakni zona Indonesia Tengah dan Indonesia Timur.

"Medali Perak di Kejurnas Kendari dan tahun 2021 meraih emas dalam cabang olahraga Muay Thai di PON Papua," ujar Angga saat ditemui di kediaman Susanti, di Desa Kuamasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (9/10/2021).

Baca Juga: Sarung Tinju Bekas Antar Susanti Raih Medali Emas di PON XX Papua

Angga menambahkan selama ini, tidak banyak yang memperhatikan Susanti sebagai atlet berbakat.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19