Kompas TV internasional kompas dunia

Taliban Tunjukkan Cara Hukum Para Pecandu Narkoba di Afghanistan

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 10:10 WIB
taliban-tunjukkan-cara-hukum-para-pecandu-narkoba-di-afghanistan
Para pecandu narkoba Afghanistan berbaris di sebuah pusat perawatan. Taliban kerap memukuli para pecandu narkoba. (Sumber: AP Photo/Felipe Dana)

KABUL, KOMPAS.TV - Taliban mulai bertindak keras dalam menghukum para pecandu narkoba di Afghanistan.

Bahkan mereka tak segan-segan menggunakan kekerasan untuk menghukumnya.

Pada malam hari, pejuang Taliban yang berperan sebagai polisi menjelajahi dunia bawah Kabul yang menjadi pusat penyebaran narkoba.

Seperti dikutip dari Associated Press, Jumat (8/10/2021), pada sebuah penggerebekan pekan lalu, ratusan tunawisma yang kecanduan heroin dan metamfetamin ditangkap, dipukuli dan dibawa secara paksa ke pusat perawatan.

Baca Juga: Pejabat Amerika Serikat akan Bertemu Pejabat Taliban di Doha, Pertama Sejak AS Tarik Mundur Pasukan

Orang-orang, yang menurut dokter banyak dengan penyakit mental, duduk di dinding batu dengan tangan terikat.

Mereka disuruh untuk segera sadar atau menghadapi pemukulan.

Metode berat tersebut mau tak mau harus diterima petugas kesehatan, yang tak punya pilihan selain beradaptasi dengan cara Taliban.

“Kami tidak dalam demokrasi lagi, ini sebuah kediktatoran. Dan penggunaan kekerasan adalah satu-satunya cara untuk mengobati orang-orang ini,” ujar Dr Fazalrabi Mayar, yang bekerja di fasilitas perawatan.

Menurut Fazalrabi, segera setelah Taliban mengambil alih kekuasaan, Kementerian Kesehatan mengeluarkan perintah untuk fasilitas ini.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19