Kompas TV regional berita daerah

Waspada! Tiga Daerah di indonesia Ini Terancam Kekeringan, BMKG: Berisiko Tinggi

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 05:24 WIB
waspada-tiga-daerah-di-indonesia-ini-terancam-kekeringan-bmkg-berisiko-tinggi
Tanah pertanian yang memulai retak-retak karena kekeringan di Oaseo Kabupaten Kupang, NTT. (Sumber: kompas.id/Fransiskus Pati Herin )

JAKARTA, KOMPAS.TV— Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat khususnya yang berada di kawasan Indonesia bagian tengah untuk waspada terhadap ancaman kekeringan. 

Adapun wilayahnya meliputi Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG A Fachri Radjab mengatakan, berdasarkan analisis curah hujan pada dasarian III September 2021, sebanyak 11,99 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan dan sisanya masih mengalami musim kemarau.

Siaran informasi BMKG, Jumat (8/10), menyebutkan bahwa hari tanpa hujan ekstrem panjang terjadi di wilayah Bali, NTB, dan NTT menurut hasil pemantauan hingga 30 September 2021. Hari tanpa hujan paling panjang, selama 179 hari, menurut BMKG, terjadi di wilayah Kupang, NTT.

Baca Juga: Hari Tanpa Hujan Paling Panjang, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan di Sejumlah Daerah Ini

Menurut hasil pemantauan BMKG, hujan kategori rendah (kurang dari 20 mm/10 hari) yang bisa menyebabkan kekeringan meteorologis berpeluang terjadi di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Bali, Maluku, NTT, dan NTB.

Dengan kondisi tersebut, BMKG menyampaikan imbauan kepada warga untuk mewaspadai kejadian cuaca ekstrem.

Adapun bentuk cuaca ekstrem yang mengancam antara lain:
- hujan es
- hujan lebat dengan periode singkat
- dan angin puting beliung pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Sedangkan rincian daerah yang mengalami ancaman kekeringan antara lain:
- Bali (Buleleng)
- NTB (Bima)
- NTT (Belu, Flores Timur, Kupang, Nagekeo, Sumba Barat, Sumba Timur)

Baca Juga: Sebagian Besar Wilayah di NTT Dilanda Kekeringan, Warga Terpaksa Beli Air Bersih

Status siaga menghadapi kekeringan:
- NTB (Dompu, Lombok Timur)
- NTT (Ende, Ngada, Sikka, Timor Tengah Selatan)

Penulis : Gading Persada

Sumber : BMKG



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19