Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Ungkap 8 Orang Azis Syamsuddin di KPK - Opini Budiman

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 09:05 WIB

Pengakuan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjung Balai, Yusmada, mengejutkan, menghebohkan sekaligus juga mengungkapkan sesuatu yang bukan rahasia lagi, dalam ruang gelap penegakan hukum.

Dalam persidangan,Yusmada membenarkan bahwa wakil ketua DPR Azis Syamsuddin mempunyai delapan orang di KPK. "Orang-orang" Azis di KPK itu punya tugas mengamankan perkara di KPK.

Pengakuan Yusmada diperoleh dari Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Syahrial. Syahrial kini diadili dalam tuduhan jual-beli jabatan.

Pengakuan Yusmada paling tidak mempertontonkan betapa berkuasanya Azis Syamsuddin, politisi partai Golkar yang berlatar belakang Advokat di jajaran penegak hukum.

Apa yang dikatakan Yusmada merupakan indikasi awal bahwa mafia peradilan atau jual beli perkara, memang ada dan nyata.

Nama Azis sudah beberapa kali tersangkut permainan perkara. Dalam kasus Joko Tjandra, nama Azis juga disebut-sebut dalam mega skandal Joko Tjandra. Namun, Azis lolos dari jeratan.

Kini, Azis sudah ditahan KPK. Dia dipersalahkan memberikan suap untuk mengamankan perkaranya di Lampung Tengah. Azis memang berasal dari daerah pemilihan Lampung II, dalam pemilu 2019.

Kasus Azis terungkap setelah KPK menangkap penyidik KPK Robin Patuju. Robin menjadi salah seorang dari “orang Azis di KPK” yang dipecat KPK dan kini diadili.

Robin sempat dipertemukan dengan Syahrial di rumah dinas Azis Syamsuddin, untuk mengamankan perkara Syahrial.

Syahrial mengetahui kasusnya ditangani KPK setelah diberi informasi oleh Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Sebuah skandal besar di dalam KPK, namun hanya dihukum potong gaji oleh Dewas KPK.

Pengakuan Yusmada adalah informasi penting. Inilah momentum untuk mengungkap “orang-orang Azis”.

KPK perlu mengungkapkan tuntas, peranan “orang-orang Azis” di KPK, termasuk di jajaran Komisioner KPK.

Terpilihnya komisioner KPK tak lepas dari dukungan politik, kekuatan politik di DPR.

Segitiga kepentingan Azis Syamsuddin-Robin Patuju dan Advokat Maskur Husain, perlu didalami. 

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19