Kompas TV klik360 sinau

Profil Peluncur Roket Astros II MK6 Andalan TNI AD yang Bikin Jokowi Takjub

Kamis, 7 Oktober 2021 | 19:30 WIB

KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo sempat memuji peluncur roket Astros II MK6 ketika meninjau deretan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI yang digelar di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Astros II MK6 merupakan alutsista berjenis peluncur roket multipel atau multiple launch rocket system (MLRS), yakni jenis roket andalan yang dimiliki TNI AD sebagai senjata bantuan tembakan.

Nama ASTROS merupakan singkatan dari Artillery Saturation Rocket System. Roket buatan Avibras Aerospacial Brazil ini diproduksi pertama kali pada 1983, dan terus dikembangkan sampai sekarang.

Seri yang dimiliki Indonesia adalah tipe II dan generasi ke-6 (Astros II MK6), yang dioperasikan oleh satuan Artileri Medan (Armed) TNI AD.

Astros II MK6 beroperasi dengan kendaraan peluncur (AV-LMU) yang dapat melaju hingga 110 kilometer per jam, dan mempunyai jarak jelajah hingga 600 kilometer.

Selain itu, alutsista ini dilengkapi juga dengan kendaraan suplai amunisi (AV-RMD), kendaraan komando (AV-PCC dan AV-VCC), unit kendali penembakan (AV-UCF), kendaraan meteorologi (AV-MET), serta kendaraan bengkel (AV-OFVE).

Melansir Dinas Kelaikan Angkatan Darat, alat ini mempunyai kemampuan meluncurkan roket hingga 32 buah, hanya dalam waktu 6 detik.

Roket Astros II memiliki multicaliber, dari jenis SS-30 (jarak jangkau 30 km), SS-40 (jarak jangkau 15-45 km), SS-60 (jarak jangkau 20-60 km), SS-80 (jarak jangkau 90 km), hingga SS-150 (jarak jangkau 150 km).

Amunisi Astros II MK6 dilengkapi dengan hulu ledak submunisi (copper cone) yang mampu menembus baja dengan ketebalan hingga 20 sentimeter, sehingga mampu menghancurkan kendaraan lapis baja (tank) jenis apa pun.

MLRS Astros bahkan sudah pernah digunakan di berbagai medan perang seperti Perang Iran-Irak, Perang Teluk, perang sipil, hingga perang saudara lainnya.

Baca Juga: Guyon Jokowi ke Iriana saat Tinjau Alutsista: Mau Naik yang Mana, Biar Disopiri KSAD Andika

(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19