Kompas TV nasional update

Demi Percepatan Vaksinasi, Masyarakat Diminta Jangan Pilih-pilih Vaksin Covid-19

Kamis, 7 Oktober 2021 | 12:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan daerah untuk percepatan vaksinasi.

Koordinasi dilakukan agar vaksinasi selesai sesuai target dengan terpenuhinya kebutuhan stok vaksin.

Saat ini Indonesia menggunakan enam jenis vaksin Covid-19 dan vaksin Covid-19 Bio Farma yang menggunakan bahan baku dari Sinovac dan diolah di dalam negeri.

Enam vaksin tersebut diantaranya vaksin Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Novavax.

Masyarakat tak perlu pilih vaksin untuk percepatan vaksinasi sebagai cara untuk mencapai kekebalan komunal agar seluruh kegiatan masyarakat bisa kembali pulih.

Jika dilihat capaian vaksinasi Indonesia mulai Januari hingga Juli 2021 sudah mencapai 50 juta dosis.

Sementara itu selama 7 minggu selanjutnya hingga 31 Agustus 2021 mencapai 100 juta dosis, kini hingga 5 Oktober mencapai 150 juta dosis.

Baca Juga: Vaksin Bagi Para Pencari Suaka

Dengan laju vaksinasi ini, perkiraan akhir Desember 2021 bisa mencapai 300-325 juta dosis dan Januari 2022 mencapai 350-400 juta dosis untuk memenuhi vaksinasi 416 juta dosis.

Hingga 5 Oktober 2021, 94.939.217 penduduk telah menerima vaksin dosis pertama sedangkan 53.656.921 penduduk telah mendapatkan vaksin dosis kedua dari target  208.265.720 penduduk.

Pemerintah mengimbau kepada masyarakat yang masuk dalam kategori sasaran vaksin namun belum divaksin segera mendaftarkan diri ke fasilitas vaksin terdekat.

Selain itu bagi masyarakat yang telah divaksin baik dosis pertama atau kedua diharapkan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar dapat melindungi diri sendiri dan orang lain secara maksimal.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19