Kompas TV olahraga kompas sport

Eks Liverpool: Ole Gunnar Solskjaer Tak Mampu Pimpin Man United dan Tinggal Menunggu Waktu Dipecat

Rabu, 6 Oktober 2021 | 22:19 WIB
eks-liverpool-ole-gunnar-solskjaer-tak-mampu-pimpin-man-united-dan-tinggal-menunggu-waktu-dipecat
Ole Gunnar Solskjaer disebut tak mampu melatih Manchester United dan hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecat. (Sumber: Twitter @BleacherReport)

MANCHESTER, KOMPAS.TV - Mantan gelandang Liverpool Dietmar Hamann menyebut Ole Gunnar Solskjaer tak mampu membawa Manchester United untuk lebih baik dan hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecat. 

Solskjaer di musim panas lalu mendapat kepercayaan dari manajemen Man United dengan mendapatkan kontrak baru hingga Juni 2024.

Setan Merah bahkan membelanjakan uang cukup banyak untuk memperkuat tim dengan mendatangkan tiga pemain sekaligus yakni Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo. 

Namun penampilan Manchester United justru tak menunjukkan konsistensi dengan gagal meraih kemenangan di dua laga terakhir di Liga Inggris. 

Tak kunjung membaiknya performa Man United turut mengundang mantan gelandang Liverpool Dietmar Hamann berkomentar. 

Hamann mengatakan bahwa Solskjaer bukanlah pelatih yang mampu untuk mengangkat prestasi Manchester United. 

Bahkan pria asal Jerman tersebut mengatakan Solskjaer hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecat. 

Baca Juga: Kepercayaan Ed Woodward kepada Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United

“Satu-satunya alasan mengapa Manchester United masih dalam perburuan gelar dan tampil baik di Liga Champions adalah Cristiano Ronaldo,” kata Hamann kepada Sky Sports.

“Saya tidak tahu di mana mereka akan berada tanpa dia atau gol-golnya. Itu semua tambal sulam."

Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/Sky Sports



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19