Kompas TV regional kriminal

Terpidana Narkoba di Lapas Gunung Sindur Otak Peredaran 279 Kilogram Ganja

Rabu, 6 Oktober 2021 | 19:59 WIB
terpidana-narkoba-di-lapas-gunung-sindur-otak-peredaran-279-kilogram-ganja
Suasana jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, terkait penangkapan 279 kilogram ganja, Rabu (6/10/2021). (Sumber: Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Seorang terpidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Jawa Barat berinisial M, menjadi otak peredaran ganja seberat 279 kilogram.

Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (6/10/2021).

Ganja seberat 279 kilogram tersebut rencananya diedarkan lintas Pulau Sumatera dan Jawa.

"Otak dibalik peredaran ganja tersebut berinisial M, terpidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur Jawa Barat karena kasus narkoba," kata Yusri, seperti dikutip dari ANTARA.

Yusri menambahkan, M masih harus menjalani masa tahanan selama 12 tahun lagi. Sebab M telah divonis dengan hukuman pidana penjara selama 14 tahun, dan baru menjalani hukuman selama dua tahun.

Baca Juga: Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Medan, 5 Pria dan 1 Wanita Ditangkap

Penangkapan tersebut bermula ketika polisi mendeteksi adanya peredaran narkotika jenis ganja di kawasan Pal Merah, Jakarta Barat, beberapa hari lalu.

Berdasarkan informasi di lapangan, personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jakarta Barat mencium adanya pengiriman paket ganja dalam jumlah besar dari Sumatera Utara.

Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga ke Bukit Tinggi, dan menangkap satu unit truk berisi 279 kg paket ganja.

"Kita tangkap di Bukittinggi Padang, total delapan karung dengan total 279 kg akan dibawa ke Bekasi," kata Yusri.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19