Kompas TV regional peristiwa

Lagi, Gibran Geram dan Tegur PNS: Jam Kerja Malah Nongkrong dan Makan, Hanya Bersandal Pula

Rabu, 6 Oktober 2021 | 08:04 WIB
lagi-gibran-geram-dan-tegur-pns-jam-kerja-malah-nongkrong-dan-makan-hanya-bersandal-pula
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama Wakil Walikota Teguh Prakosa usai rapat di Balai Kota Solo Senin (19/4/2021). (Sumber: Tribun Solo)

SOLO, KOMPAS.TV - Sebanyak tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ketahuan makan dan nongkrong di jam kerja oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terancam mendapatkan sanksi.

Gibran yang keluar dari kantornya di kompleks Balai Kota Solo melewati pintu belakang sebelah utara mengetahui ada tiga ASN yang tengah makan di warung saat jam kerja pukul 10.00 WIB.

Ia langsung berbalik arah dan berhenti untuk menegur ASN tersebut. Selain itu dia juga menyerahkan pemberian sanksi kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) terhadap ASN itu.

"Makan pas jam kerja, sandalan tok (memakai sandal), Sanksinya biar diurus BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan), yang jelas jangan makan saat jam kerja,malah nongkrong," jelasnya dikutip dari TribunSolo.com, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Puja puji Gibran ke TNI: Kontribusi pada Masa Pandemi di Solo, Luar Biasa!

Teguran ini rupanya cukup sering Gibran berikan kepada para ASN Solo yang bandel.

"Tadi ada tiga orang. Ya, makan di jam kerja, ya enggak boleh, apalagi makannya di luar (lingkungan kantor). Saya lewat sana sendiri, saya tegur sendiri,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala BKPPD Kota Solo Hari Prihatno mengatakan telah berkoordinasi dengan kepala dinas terkait sanksi yang akan diberikan.

Ketiga ASN tersebut tak menutup kemungkinan bakal mendapatkan pemangkasan gaji atas kesalahan yang dilakukannya itu.

"Bisa jadi adanya pemotongan gaji, bahkan adanya aturan yang lebih ganas lagi yakni pemecatan," jelas Hari.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

Sumber : Tribunnews



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19