Kompas TV regional berita daerah

Polisi Tangkap Penyelundup Benih Lobster

Jumat, 1 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Penulis : KompasTV Jateng

SEMARANG, KOMPAS.TV - Penyidik Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp. 2,3 Miliar. Turut diamankan seorang lelaki asal Cilacap yang bertindak sebagai kurir karena kedapatan mengirimkan benih lobster tanpa izin resmi. 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas, pelaku diketahui mengumpulkan sebanyak 9.320 ekor benih lobster siap jual dari para petani udang di kawasan Cilacap, Jawa Tengah. Atas informasi yang didapat dari para nelayan setempat, tim satgas benih lobster Polda Jawa Tengah berhasil menangkap pelaku saat akan membawa benih ke daerah Sukabumi, Jawa Barat. "Akibat penyelundupan ribuan lobster ini, negara berpotensi dirugikan senilai 2,3 miliar rupiah," jelas Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Lutfi. 

Kepada polisi, tersangka mengaku hanya sebagai pengantar dengan membawa benih Lobster jenis Mutiara dan Lobster Pasir. Sekali pengantaran ia mengaku mendapatkan upah Rp. 1 juta. Tingginya permintaan mengakibatkan marak aksi penyelundupan bibit lobster. Maka banyak yang tergiur untuk menjual bibit lobster secara ilegal karena keuntungannya sangat besar, dibandingkan melakukan budidaya yang membutuhkan waktu cukup lama. 

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Undang undang nomor 21 tahun 2004 tentang perikanan,  dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pemodal yang memerintahkan tersangka. Selanjutnya, oleh Polda Jateng, benih lobster tersebut diserahkan ke Balai Besar Perikanan Budi Daya Air Payau di Kabupaten Jepara. 

#bibitlobster #penyelundupanlobster #poldajateng 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19