Kompas TV nasional indonesia update

PPKM Longgar Picu Meningkatnya Jumlah Pengunjung Mal, APPBI: Itu Wajar dan Belum Signifikan

Rabu, 29 September 2021 | 05:33 WIB
ppkm-longgar-picu-meningkatnya-jumlah-pengunjung-mal-appbi-itu-wajar-dan-belum-signifikan
Ilustrasi pengunjung pusat perbelanjaan atau mal. Masyarakat mulai mendatangi Pondok Indah Mal seiring dengan pembukaan pusat perbelanjaan oleh pemerintah pada perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta, Rabu (11/8/2021). (Sumber: Kompas.tv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mobilitas masyarakat, khususnya di sektor ritel dan rekreasi, terpantau mengalami peningkatan selama dilonggarkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Merespons hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alhonzus Widjaja melihatnya sebagai sebuah kewajaran.

"Berbagai pelonggaran yang telah diberikan oleh pemerintah tentunya akan berdampak terhadap peningkatan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan dan tingkat penjualan sektor ritel," kata Alphonzus, Selasa (28/9/2021).

Namun, Alphonzus menekankan, pemerintah tidak perlu khawatir karena peningkatan mobilitas yang terjadi saat ini belum signifikan.

Baca Juga: Tolak Program Sertifikasi CHSE, PHRI Jakarta: Hanya Gimmick, Tak Tingkatkan Jumlah Pengunjung

"Peningkatan (mobilitas masyarakat) terjadi secara bertahap dan cenderung lambat seiring dengan pelonggaran (PPKM) oleh pemerintah, yang juga dilakukan secara bertahap dan terbatas," terangnya.

Dilihat dari masa PPKM yang ketat, Alphonzus menyebutkan, jumlah pengunjung pusat perbelanjaan atau mal selama pelonggaran terhitung meningkat sekitar lima hingga sepuluh persen saja.

"(Meningkat) menjadi sekitar 35 sampai 40 persen, dibandingkan dengan satu minggu sebelum diberlakukannya pelonggaran untuk anak usia kurang dari 12 tahun," ungkap Alphonzus.

Meski begitu, menurut Alphonzus, sejumlah pelonggaran nyatanya memang sangat diperlukan untuk menggerakkan perekonomian, terutama memulihkan kondisi usaha mal.

"Tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan bergerak naik sejak diberlakukannya pelonggaran tersebut meskipun cenderung bertahap dan lambat namun trennya meningkat," pungkas Alphonzus.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19