Kompas TV regional peristiwa

Soal Konser Skala Besar di Bandung, Sekda: Masih Dikaji dan Itu Ranah Pimpinan

Selasa, 28 September 2021 | 21:06 WIB
soal-konser-skala-besar-di-bandung-sekda-masih-dikaji-dan-itu-ranah-pimpinan
Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan keputusan relaksasi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini harus berdasar pada kebijakan Wali Kota. (Sumber: Kompastv/Ant)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, masih melakukan kajian terkait pemberian izin atau relaksasi pelaksanaan kegiatan konser musik setelah kasus Covid-19 di daerah tersebut terus mengalami penurunan.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan keputusan relaksasi pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini harus berdasar pada kebijakan Wali Kota.

"Kita nanti mau rapatlah hari Jumat ratas (rapat terbatas), itu mah ranah kebijakan pimpinan," kata Ema dikutip dari Antara, Selasa (28/9/2021)

Sementara itu, Pemkot Bandung pada periode akhir 2021 menargetkan laju pertumbuhan ekonomi untuk terus naik dan positif.

Oleh karena itu, kegiatan atau sektor-sektor ekonomi berpotensi diberi relaksasi guna mencapai target pemulihan ekonomi tersebut setelah mengalami penurunan akibat pandemi.

Di samping kegiatan konser, kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung berkembangnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bakal diutamakan untuk digenjot.

Baca Juga: Soal Konser Skala Besar di Jakarta, Wagub DKI: Masih Belum, Masih Menunggu

"Kemudian juga aktivitas yang lain kan sektor perhotelan, apapun juga itu kan bagian dari pergerakan ekonomi yang berjalan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah akan memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti pedoman penyelenggaraan yang telah ditetapkan, seperti konser dan pameran besar.

Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor pariwisata.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19