Kompas TV regional berita daerah

Sebuah Yayasan di Ponorogo Buka SMK Peternakan Gratis

Selasa, 28 September 2021 | 18:06 WIB

JATIM, KOMPAS.TV - Sebuah yayasan di Ponorogo, Jawa Timur membuka sekolah menengah kejuruan gratis yang fokus mengajarkan ilmu dan praktik tentang peternakan.

Sekolah gratis ini dibuka untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda yang putus sekolah karena berbagai kendala.

Baca Juga: Siswa SMK Berhasil Merakit Komputer Canggih “Netsom”

Sebanyak 44 pemuda ini tengah mengikuti sekolah gratis yang digelar Di Desa Pudak Wetan Ponorogo, Jawa Timur.

Para siswa ini sebagian besar adalah para pemuda berusia 19 hingga 21 tahun yang putus sekolah pada jenjang SMP.

Mereka terpaksa putus sekolah selain karena akses ke sekolah terlalu jauh karena tinggal di pelosok Ponorogo, mereka juga harus bekerja membantu orangtua untuk beternak sapi perah.

Setelah bertahun-tahun putus sekolah akhirnya kesempatan belajar formal kembali terbuka melalui SMK peternakan ini secara gratis.

Selain teori mereka juga praktik cara pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk.

Para pemuda ini pun antusias karena sekolah formal digelar pada siang hari. Karena saat pagi dan sore mereka bisa mengurusi ternak seperti mencari rumput, membersihkan kendang, hingga memerah sapi.

Pihak yayasan sengaja menggelar sekolah gratis ini karena prihatin dengan tingginya angka putus sekolah di wilayah ini.

Ijazah dari sekolah ini nantinya juga menginduk pada SMK Pemda Ponorogo.

Ada sekitar 6.500 ekor sapi perah di Kecamatan Pudak Ponorogo, dalam sehari sapi ini menghasilan kotoran mencapai 90 ton lebih.

Jika ini tidak diolah dengan baik berpotensi merusak lingkungan, sehingga diajarkan ilmu bagaimana cara pengolahan limbah kotoran binatang menjadi pupuk agar potensi kerusakan alam bisa dicegah sedini mungkin.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19