Kompas TV regional berita daerah

Perangkat Desa Terjaring OTT Usai Potong Dana BLT UMKM

Selasa, 28 September 2021 | 17:29 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu Tengah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada empat orang di Desa Air Napal, Kecamatan Bang Haji, Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (24/9) lalu.

Keempat pelaku yang tidak lain merupakan perangkat desa ini, diketahui berinisial  LS, SM, AN, dan IH. Mereka diduga bersekongkol melakukan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 300 hingga 350 ribu rupiah dari total 1 juta 200 ribu rupiah yang diterima oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Saat dijumpai, Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Aries Andhi menunjukkan sejumlah barang bukti dalam rilis yang digelar. Ia juga mengatakan bahwa para pelaku yang terjaring OTT diamankan saat para pelaku UMKM mencairkan dana BLT di Kantor BRI Unit Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah.

Baca Juga: Korupsi Dana Desa Oknum Kades Ditahan Kejaksaan

“Kita sudah melakukan operasi tangkap tangan terhadap perangkat desa terkait kasus pemotongan dana bantuan terhadap pelaku usaha,” ujarnya.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai senilai 10 juta 500 ribu rupiah.

Menurut pengakuan LS, salah satu tersangka. Ia mendapatkan arahan dari kepala desa terkait pemotongan dana bantuan dan mengklaim telah terjadi kesepakatan bersama dengan para pelaku UMKM sebelumnya.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Pengadaan Benih Jagung Ditahan

“Kami diarahkan bapak kepala desa,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku terancam bui selama 20 tahun dan dijerat dengan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

#ott #blt #poldabengkulutengah

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19