Kompas TV nasional hukum

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Ustaz di Tangerang dan Dalang Pembunuhnya

Selasa, 28 September 2021 | 14:49 WIB
polisi-tangkap-pelaku-penembakan-ustaz-di-tangerang-dan-dalang-pembunuhnya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat jumpa pers secara virtual, Selasa (6/7/2021) (Sumber: Kompas TV/Nurul Fitriana)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi berhasil menangkap sejumlah pelaku pembunuhan terhadap pria bernama Ustaz Armand yang bekerja sebagai paranormal. 

Diketahui, Arman alias Alex tewas ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (18/9/2021) lalu.

Baca Juga: Pakar Duga Penembakan Ustaz di Tangerang Pembunuhan Berencana, Pelaku Berjaket Ojol hanya Eksekutor

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan terdapat empat orang sebagai tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Arman.

Dari keempat orang tersebut, tiga di antaranya berhasil ditangkap. Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial M, K, dan S.

Sedangkan seorang tersangka sisanya yaitu bernama Yadi hingga kini masih buron alias masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Yusri menjelaskan ketiga tersangka M, K, dan S ditangkap pada waktu yang berbeda. Tersangka M ditangkap di sebuah rumah makan di daerah Serang, Banten.

Baca Juga: Seorang Ustaz di Tangerang Tewas Ditembak Usai Salat Magrib, Pelaku Diduga Pakai Atribut Ojol

Setelah itu, giliran tersangka K dan S yang ditangkap polisi di daerah yang sama saat akan melarikan diri ke wilayah Sumatera.

“Setelah melakukan eksekusi, pelaku berencana kabur ke daerah Sumatera. Namun, keburu tertangkap di Serang pada saat akan melarikan diri,” kata Yusri dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (28/9/2021).

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PPKM Kota Semarang Turun Level 1

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19