Kompas TV nasional peristiwa

Cerita Rusnawi, Tinggalkan Pangkat Kolonel TNI AU demi Jabatan di BKKBN, Ternyata NIP Bodong

Selasa, 28 September 2021 | 13:07 WIB
cerita-rusnawi-tinggalkan-pangkat-kolonel-tni-au-demi-jabatan-di-bkkbn-ternyata-nip-bodong
Kolonel Kes TNI AU Yogyakarta, Rusnawi (Sumber: Kompas.com/Dok.Rusnawi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Keputusan Rusnawi (53) untuk meninggalkan kariernya di TNI Angkatan Udara berakhir dengan penyesalan.

Perwira TNI AU berpangkat Kolonel (Kes) ini rela pensiun dini demi menjadi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melansir dari Kompas.com, tanggal 1 April 2020 menjadi momen yang sulit dilupakan oleh Rusnawi. Pasalnya dia resmi dilantik sebagai Kepala BKKBN NTB.

Namun, sesuai Pasal 157 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, untuk menduduki jabatan tersebut, Rusnawi diwajibkan mundur dari kedinasan TNI AU.

Anggota Korps Kesehatan TNI AU pun akhirnya memutuskan untuk mengajukan pensiun dini.

Kendati demikian, keputusan tersebut malah harus dibayar mahal oleh Rusnawi. Hal ini dikarenakan, nomor kepegawaiannya sebagai kepala BKKBN NTB tidak terdaftar di Badan Kepegawaian Negara.

"Nomor kepegawaian yang saya terima setelah menjabat Kepala BKKBN NTB ternyata bodong. Tidak terdaftar pada Badan Kepegawaian Negara," kata Rusnawi dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/9/2021). 

Sementara pada kesempatan itu, Rusnawi mengaku tidak menyangka kejadian tersebut akan terjadi kepadanya. 

Baca Juga: PKS Sayangkan Rencana Pemerintah untuk Angkat TNI-Polri Jadi Pj Kepala Daerah

Mengingat, menurut penturan, pengangkatan dirinya sebagai kepala BKKBN telah melalui seluruh tahapan seleksi yang dilakukan secara terbuka. 

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19