Kompas TV regional kriminal

Viral Video Debt Collector di Lombok Tagih Nasabah Pakai Senjata Api, Ternyata Oknum Polisi

Selasa, 28 September 2021 | 11:49 WIB
viral-video-debt-collector-di-lombok-tagih-nasabah-pakai-senjata-api-ternyata-oknum-polisi
Ilustrasi polisi. (Sumber: SHUTTERSTOCK)

LOMBOK, KOMPAS.TV - Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan debt collector di Lombok sedang menagih nasabah dengan menggunakan senjata api.

Video berdurasi 17 detik ini direkam di Desa Bagek Polak, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, pada Jumat (24/9/2021).

Terlihat oknum debt collector menagih hutang kepada pemuda berbaju hitam dengan cara memaksa.

Oknum debt collector tersebut bahkan terlihat membentak dan menunjuk pemuda yang menunggak pembayaran mobil itu. 

Dia kemudian meminta kunci mobil sang pemuda tersebut, tetapi pemuda itu meminta waktu karena dia menunggu bapaknya yang mempunyai urusan dengannya.

Hal itu membuat oknum yang membawa pistol emosi sambil menunjukkan senjata apinya.

Setelah video tersebut viral, Propam Polda NTB turun tangan untuk menangani peristiwa tersebut.

Dari hasil pemeriksaan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menyebutkan, pria yang mengancam nasabah dengan senjata api ini yakni IMP, seorang polisi berpangkat Briptu.

Artanto kemudian menyebut akibat terlibat dalam tindakan di luar ketentuan dan kewenangannya selaku anggota Polri, pihaknya telah menindak tegas oknum polisi tersebut. 

"Kami menindak tegas oknum anggota Polri tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku," kata Artanto dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/9/2021). 

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PPKM Kota Semarang Turun Level 1

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19