Kompas TV regional berita daerah

ASN Gadungan Tipu 12 Petani, Janjikan Bantuan Alat Pertanian

Selasa, 28 September 2021 | 10:57 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Seorang aparatur sipil negara gadungan dibekuk polisi, karena menipu belasan petani di Jember Jawa Timur. Dalam aksinya, pelaku menjanjikan bantuan alat pertanian kepada korban dengan syarat menyetorkan uang jutaan rupiah.

Tersangka adalah Aris Catur Utomo, warga Desa Sumbermalang, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. Ia ditangkap polisi karena telah menipu 12 petani di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember.

Pelaku menjanjikan bantuan alat pertanian, berupa mesin traktor dan mesin pompa air kepada korban. Namun masing-masing korban diminta menyetorkan uang 2,5 juta rupiah hingga 3 juta rupiah. Uang tersebut sebagai biaya administrasi penyaluran bantuan.

Baca Juga: Diduga Menipu 225 Orang Modusnya Dijadikan ASN, Anak Penyanyi Nia Daniaty Dipolisikan

Untuk menyakinkan korbannya, pelaku berpura-pura menjadi aparatur sipil negara yang berdinas di Bakorwil Wilayah 5 Jember. Pelaku mengaku mendapatkan mandat dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur untuk menyalurkan bantuan.

Salah satu korban, Budi Hermanto mengaku sudah menyetor uang, namun setelah melewati batas waktu yang telah ditentukan, bantuan yang dijanjikan tak kunjung datang. Para korban pun melaporkan penipuan itu ke polisi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni dokumen palsu, bukti transfer dari korban dan seragam ASN yang digunakan tersangka.

Baca Juga: Suami Gerebek Istri Berselingkuh dengan Oknum ASN

Kanit Reskrim Polsek Arjasa, Aipda Irwan Prasetyo mengaku juga menemukan fakta bahwa di Dinas Provinsi Jawa Timur tidak ada program bantuan alat mesin pertanian.

Polisi terus mengembangkan kasus itu, karena diduga masih banyak korban yang belum melapor, termasuk sejumlah kepala desa.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal penipuan dengan ancaman hukuman kurang lebih 4 tahun penjara.

 

#ASNGadungan #Petani #BantuanAlatPertanian

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19