Kompas TV nasional aiman

Nahas, Ibu & Anak Tewas Di Bagasi Alpard - AIMAN

Selasa, 28 September 2021 | 08:03 WIB

KOMPASTV - Sebulan berlalu, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, belum juga terungkap. Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus ini. Tidak ada saksi dan jejak yang ditinggalkan, membuat kasus menjadi rumit. Benarkah pembunuhan ini merupakan “kejahatan yang sempurna”? Jurnalis senior Kompas TV, Aiman Wijaksono, menginvestigasinya.

Berbekal kumpulan potongan informasi yang didapat, Aiman mengunjungi Subang, Jawa Barat. Di sana, Aiman berhasil mewawancarai eksklusif Ayah yang juga Suami Korban, Yosef Hidayah. Inilah kali pertama Yosef berbicara di media. Kepada Aiman, Yosef mengungkapkan alibinya saat pembunuhan terjadi. Seperti diketahui, Yosef lah yang pertama kali menemukan jenazah korban, Tuti (55) dan Amel (23) di dalam bagasi mobil Alphard. Tudingan pelaku pembunuhan lantas disematkan pada Yosef, termasuk oleh keluarganya sendiri. Maklum, konflik dalam keluarga mencuat, tatkala Yosef menikah lagi. Bagaimana Yosef menjawab tuduhan ini? 

Selain mewawancarai Yosef, Aiman juga menemui Yoris Amrullah, anak sulung Yosef dan Amarhumah Tuti. Yoris disebut memiliki perangai temperamental dan pernah mengancam keselamatan Yosef. Benarkah? Dari wawancara mendalam ini, Aiman temui fakta mengejutkan seputar kondisi ekonomi keluarga Yosef. Apakah itu? 

Segala informasi dan kejanggalan ini, Aiman cocokkan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalancagak, Subang. Ada dugaan, eksekusi dilakukan oleh orang suruhan profesional. Aiman menganalisanya bersama Guru Besar Ilmu Kriminologi Universitas Padjajaran Bandung, Yesril Anwar.

Saksikan, Aiman episode Investigasi Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang.

 

Penulis : Anas Surya

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19