Kompas TV regional berita daerah

5 ABK KM Hentri Yang Selamat Kini Tiba Di Sukabumi

Senin, 27 September 2021 | 22:10 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - 5 dari 31 korban insiden kebakaran Kapal KM Hentri GT 195, di Perairan Maluku pada beberapa minggu yang lalu, kini tiba di Sukabumi. Dari 5 orang yang selamat, 3 orang adalah Warga Sukabumi dan 2 orang lagi adalah Warga Ambon dan Jakarta yang sengaja ikut pulang ke Sukabumi. Mereka di jemput oleh pemerintah daerah setempat menggunakan mini bus, dari Jakarta ke Sukabumi untuk di kembalikan kekeluarganya masing-masing. Kedatangannyapun disambut isak tangis haru Keluarga, yang berkumpul di Kantor Kecamatan Cibadak. 

Ardian adalah salah satu dari 5 orang ABK yang selamat. Ia adalah orang yang pertama kali mengetahui kapal yang ditungganginya terbakar. Saat itu iapun langsung membangunkan temannya untuk  berkumpul kehaluan kapal. Namun sayang saat itu karena panik para temanya menceburkan diri ke laut dan berusaha bertahan menggunakan gabus. Sementara 5 orang yang selamat selama 3 hari diam di setengah badan kapal yang belum tenggelam hingga akhirnya diselamatkan oleh kapal Nelayan kecil . 

Dari data yang ada, ada 13 Warga Sukabumi yang ikut dalam pelayaran kapal hentri GT 195 tersebut yang berlayar menuju Papua untuk mencari ikan. Dari 13 Warga Sukabumi tersebut, 3 orang berhasil selamat bersama 2 orang Warga Ambon dan Jakarta. Sementara 10 orang warga sukabumi lainnya belum juga ditemukan. Berdasarkan penelusuran kabid perikanan tangkap dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Sukabumi, bahwa para ABK dan kapalnya tersebut berlayar secara legal dan layak berlayar, yang dibuktikan dengan surat-surat administrasi lengkap, namun entah apa kapal tersebut bisa terbakar, hingga menyisakan 5 orang ABK yang selamat . 

Penulis : KompasTV Sukabumi

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19