Kompas TV nasional politik

DPR Minta Pemerintah Kaji Penempatan Pati TNI/Polri sebagai Pjs Kepala Daerah

Senin, 27 September 2021 | 14:13 WIB
dpr-minta-pemerintah-kaji-penempatan-pati-tni-polri-sebagai-pjs-kepala-daerah
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020) (Sumber: KOMPAS.com/TSARINA MAHARAN)

JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta kepada pemerintah untuk melakukan kajian secara matang ihwal rencana pengangkatan pejabat sementara (Pjs) kepala daerah yang berasal dari perwira tinggi TNI/Polri. 

Indonesia akan menggerlar pilkada serentak pada 27 November 2024. Pelaksanaan pilkada yang seharusnya diadakan pada 2022 diundur di 2024. 

Seperti diketahui, terhitung ada sebanyak 101 kepala daerah yang masa jabatannya selesai pada 2022. Sementara, pada tahun 2023 tercatat ada 171 kepala daerah. 

Baca Juga: Komisi II DPR Ingatkan Pemerintah untuk Tunjuk Pj Kepala Daerah yang Netral

Nantinya, pemerintah akan menunjuk Pjs kepala daerah untuk mengisi kekosongan jabatan pada 2022 dan 2023 sebelum pilkada serentak digelar.

"Pemerintah perlu memberikan kajian yang mendalam terhadap penempatan TNI/Polri aktif sebagai Plt kepala daerah," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin (27/9/2021). 

Menurut dia, nantinya bila banyak perwira tinggi TNI/Polri yang ditunjuk sebagai kepala daerah, dikhawatirkan bisa mengurangi sumber daya manusia dari kedua lembaga tersebut.

Ia mengimbau agar rencana kebijakan itu dikomunikasikan secara mendalam oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga tak terjadi perbedaan pandangan. 

"Kajian yang mendalam itu penting sebelum diambil keputusan seperti ini," ujarnya.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19