Kompas TV regional agama

MUI: Ingat Pesan Gus Dur, Jangan Bosan-bosan Hormati Agama Berbeda

Senin, 27 September 2021 | 10:35 WIB
mui-ingat-pesan-gus-dur-jangan-bosan-bosan-hormati-agama-berbeda
Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) (Sumber: mui.or.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH Marsudi Syuhud, mengajak masyarakat untuk senantiasa menghormati agama-agama berbeda di Indonesia. Bahkan, ia menyebut inti dari ajaran agama-agama adalah kemanusiaan.

“Titik yang menyatukan umat adalah kemanusiaan. Di sini letak kita bersama antar lintas agama, untuk terus melestarikan kerukunan umat beragama,” ujarnya ketika membuka acara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKPUB) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bertajuk Dialog Tokoh Majelis Agama di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin (27/9/21) yang diikuti secara daring.

Marsudi lebih lanjut menjelaskan tentang konsep kemanusiaan dari lintas agama ini. Ia pun menyebut, titik dari agama-agama apa pun namanya itu berlandaskan kitab suci yang memiliki inti kemanusiaan di dalamnya.

Kemanusaan itu, menurut Pengaruh Pondok Pesantren Darul Uchwah Jakarta tersebut, merupakan mandat utama dari kitab suci agama-agama.

“Seluruh agama mengajarkan kemanusiaan. Walau kita berbeda agama, tapi kita bisa saling mengisi kalau saling kekurangan," ujarnya.

Lantas, ketika terjadi perang maupun konflik, kata dia hal itu bisa jadi kurang memahami kitab agama masing-masing. Ia menyayangkan hal itu bisa terjadi.

Ia pun mengingat Gus Dur, seorang pluralis yang dia anggap menjadi pioner dalam menyatukan lintas iman yang ada di Indonesia.

“Gus Dur berpesan, jangan bosan menghormati yang berbeda. Untuk itu, mari kita bersama, jangan bosan-bosan untuk menghormati agama-agama yang berbeda-berbeda di Indonesia ini,” tuturnya.

Baca Juga: MUI: Hukuman Mati Bagi Koruptor Perlu Dipertimbangkan

 

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19