Kompas TV entertainment selebriti

Bukan Pertama Kalinya Anak Nia Daniaty Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan

Senin, 27 September 2021 | 09:22 WIB
bukan-pertama-kalinya-anak-nia-daniaty-dilaporkan-kasus-dugaan-penipuan
Nia Daniaty dan Olivia Nathania (Sumber: Instagram/@niadaniaty)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anak penyanyi senior Nia Daniaty, Olivia Nathania, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (24/9/2021). Dia diduga menipu 225 orang berkedok penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kuasa hukum korban, Odie Hodianto mengatakan bahwa Olivia Nathania dan suaminya, Refly N Tilaar menjanjikan profesi CPNS dengan jaminan sejumlah uang.

"Modusnya mengiming-imingi korban untuk diloloskan mengisi kekosongan jabatan di beberapa instansi karena terlapor mengaku memiliki link di BKN (Badan Kepegawaian Negara)" kata Odie sebagaimana dikutip dari Tribunnews, Jumat (24/9/2021).

Odie juga membeberkan bahwa Olivia diduga melakukan hal tersebut sejak 2019. Ia meminta sejumlah uang mulai dari Rp25 juta hingga Rp165 juta.

Baca Juga: Kronologi Anak Nia Daniaty Diduga Tipu 225 Orang, Dibujuk jadi CPNS dengan Jaminan Uang

"Ada 225 orang (yang) ditipu dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp9,7 miliar lebih," ujar Odie lagi.

Melansir Tribunnews, Selasa (1/8/7/2017), bukan kali ini saja anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, tersandung kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Pada 2017 silam, Olivia dilaporkan oleh seorang perempuan bernama Rani karena diduga membawa kabur uang senilai Rp61 juta.

Saat itu, menurut laporan Rani, Olivia menjanjikan uang tersebut untuk mengurus visa, tiket, dan enam ponsel.

Namun, kasus tersebut berakhir damai lantaran menurut kuasa hukum Olivia, Muhammad Zakir, apa yang menimpa kliennya hanya kesalahpahaman.

Penulis : Dian Nita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Tribunnews.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19