Kompas TV internasional kompas dunia

Negara Kecil di Eropa Ini Melegalkan Aborsi setelah Dilakukan Referendum

Senin, 27 September 2021 | 08:34 WIB
negara-kecil-di-eropa-ini-melegalkan-aborsi-setelah-dilakukan-referendum
Perempuan San Marino merayakan hasil referendum yang melegalkan aborsi setelah dilakukan referendum, Minggu (26/9/2021). (Sumber: AP Photo/Antonio Calanni)

SAN MARINO, KOMPAS.TV - Penduduk di salah satu negara kecil di Eropa, San Marino, melegalkan aborsi setelah dilakukan referendum.

Pada referendum tersebut sebanyak 77 persen memilih mendukung keputusan dilegalkannya aborsi.

Sedangkan sekitar 23 persen memilih menolak legalisasi aborsi.

Menteri Dalam Negeri San Marino, Elena Tonini telah meminta parlemen untuk menerjemahkan hasil tersebut menjadi Undang-Undang (UU).

Baca Juga: Baku Tembak di Tepi Barat, Warga Palestina yang Tewas Kini Jadi Lima Orang

Dikutip dari BBC, hasil referendum tersebut membatalkan UU yang berasal pada 1865.

UU tersebut sebelumnya membuat San Marino menjadi salah satu tempat terakhir di Eropa di mana aborsi dilarang.

Jumlah pemilih untuk referendum di negara yang dikeliling oleh Italia dengan luas wilayah hanya 61,2 km persegi itu adalah sebanyak 41 persen.

Mosi yang disahkan oleh pemilih memungkinkan perempuan untuk secara sukarela mengakhiri kehamilan mereka selama 12 pekan masa kehamilan.

Setelah 12 pekan, aborsi hanya diizinkan jika kesehatan ibu terancam, atau jika kelainan janin bisa menyebabkan kerusakan fisik dan psikologis.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Fadhilah

Sumber : BBC


BERITA LAINNYA


SINAU

Kenali Akar Konflik Amerika - Taliban

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:53 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19