Kompas TV nasional hukum

MAKI Curiga Azis Syamsuddin Miliki Keterlibatan dengan Kasus Suap Lain

Senin, 27 September 2021 | 06:40 WIB
maki-curiga-azis-syamsuddin-miliki-keterlibatan-dengan-kasus-suap-lain
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. (Sumber: KOMPAS.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meyakini Azis Syamsuddin memiliki keterlibatan dengan sejumlah kasus suap, selain yang didugakan kepadanya saat ini.

Maka dari itu, Koordinator MAKI Boyamin Saiman mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri lebih lanjut kemungkinan tersebut.

"Saya meminta KPK tidak hanya menindaklanjuti dugaan kasus korupsi di (Pemerintahan Kabupaten) Lampung Tengah, tapi juga rangkaiannya yang lain," kata Boyamin kepada Kompas TV, Minggu (26/9/2021).

"Termasuk apa yang diminta (Azis Syamsuddin) kepada (penyidik KPK) Stepanus Robin Pattuju," sambungnya.

Baca Juga: Pengganti Azis Syamsuddin di Kursi Pimpinan DPR Bakal Diumumkan Besok

Suap tersebut diduga untuk menutup perkara korupsi dana laokasi khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah pada 2017, dan menyangkut nama Aliza Gunado.

Untuk mengusut kasus itu lebih dalam lagi, Boyamin meminta supaya ponsel milik Azis Syamsuddin dijadikan barang bukti perkara.

Dengan begitu, KPK dapat mencari jejak kemungkinan adanya kasus lain yang melibatkan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar tersebut.

Karena, Boyamin menaruh curiga adanya campur tangan Azis Syamsuddin dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) eks Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

Baca Juga: Golkar Umumkan Pengganti Azis Syamsuddin di DPR Selasa 28 September

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19