Kompas TV internasional kompas dunia

Jerman Gelar Pemilu Hari Ini, Partai Angela Merkel Ketar-Ketir

Minggu, 26 September 2021 | 18:14 WIB
jerman-gelar-pemilu-hari-ini-partai-angela-merkel-ketar-ketir
Kubu konservatif didukung petahana Kanselir Angela Merkel bersaing sengit dengan kubu Sosial Demokrat kiri-tengah untuk meraih mayoritas parlemen dalam pemilu Jerman September ini. (Sumber: Straits Times via AFP)

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Edy A. Putra

BERLIN, KOMPAS.TV - Jerman mulai melakukan pemungutan suara hari ini, Minggu (26/9/2021), dalam salah satu pemilihan umum (pemilu) yang hasilnya paling tidak dapat diprediksi dalam sejarah pemilu negara itu.

Seperti dilansir Straits Times, kubu konservatif didukung petahana Kanselir Angela Merkel bersaing sengit dengan kubu Sosial Demokrat kiri-tengah untuk meraih status mayoritas di parlemen di penghujung pemerintahan Merkel. 

Pemilu bersejarah ini menandai berakhirnya 16 tahun kekuasaan Angela Merkel dan menempatkan Jerman yang dipandang sebagai ikon stabilitas, kini masuk dalam periode baru ketidakpastian.

Jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat, aliansi CDU-CSU Angela Merkel meraih 23 persen, di belakang Sosial Demokrat (SPD) kiri-tengah yang mengumpulkan 25 persen dan masih dalam margin error.

Namun prediksi jajak pendapat itu masih perlu dibuktikan dari hasil penghitungan suara pemilu.

"Kami pasti akan melihat beberapa kejutan pada hari Minggu," kata Dr Nico Siegel, kepala perusahaan polling Infratest Dimap.

Terlepas dari keunggulan SPD dalam jajak pendapat, kemenangan bagi kaum konservatif "tidak dapat dikesampingkan", katanya. "Perlombaan untuk tempat pertama terbuka lebar."

Pemungutan suara dibuka pada pukul 0600 GMT atau pukul 13.00 WIB dan akan ditutup pada 1600 GMT atau pukul 23.00 WIB.

Sekitar 40 persen dari 60,4 juta pemilih Jerman yang memenuhi syarat mengatakan, mereka ragu-ragu dalam menentukan pilihan. Sementara proporsi yang sama memberikan suara mereka melalui pos, termasuk Angela Merkel sendiri.

Persaingan untuk posisi kanselir bermuara pada persaingan antara dua orang yaitu Menteri Keuangan dan Wakil Rektor Olaf Scholz, 63, dari kubu SPD, dan Armin Laschet, 60, dari CDU-CSU.

Sumber : Kompas TV/Straits Times


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19