Kompas TV internasional kompas dunia

Ayah dan Anak Ditemukan Tewas di Rumah, Diduga karena Infeksi Covid-19

Minggu, 26 September 2021 | 18:44 WIB
ayah-dan-anak-ditemukan-tewas-di-rumah-diduga-karena-infeksi-covid-19
Ilustrasi: Garis polisi. (Sumber: ADYSTA PRAVITRARESTU/KOMPAS.com)

KANGAR, KOMPAS.TV – Dua laki-laki yang merupakan ayah dan anak ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di tempat tinggal mereka di Kangar, Malaysia, Minggu (26/9/2021). Polisi menduga kematian mereka akibat infeksi Covid-19.

Polisi menemukan jenazah kedua pria yang masing-masing berusia 53 dan 79 tahun itu setelah dihubungi oleh seorang rekan korban yang mengaku tidak dapat menghubungi keduanya sejak beberapa hari lalu.

“Polisi yang tiba di rumah berlantai satu itu menemukan pintu rumah tertutup tapi tidak dikunci,” tutur Kepala Polisi Distrik Kangar Superintenden Wari Kiew dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir media Malaysia, New Straits Time, Minggu.

“Pemeriksaan lebih lanjut menemukan, kedua jenazah di rumah diyakini sebagai ayah dan anak, di mana jenazah sang anak sudah membengkak, diduga telah meninggal beberapa hari,” tambahnya.

Baca Juga: Pria Ini Tewas setelah Menelan Bensin yang Disedotnya, Gambaran Krisis BBM di Lebanon

“Jenazah pria lansia, yang diyakini sebagai sang ayah, ditemukan tergeletak di ruang makan dalam kondisi normal.”

Tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Tuanku Fauziah, Kangar, telah tiba untuk memeriksa kedua jenazah.

“Kami tidak menemukan adanya tanda tindak kejahatan pada kedua korban. Tetapi pemeriksaan menyeluruh tidak dapat dilakukan karena dikhawatirkan keduanya terinfeksi Covid-19.”

Sementara istri korban ditemukan pingsan di dalam rumah dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan karena diduga mengalami depresi.

Kiew mengatakan kedua jenazah dibawa ke Unit Forensik Rumah Sakit Tuanku Fauziah untuk memastikan apakah terjadi infeksi Covid-19 atau tidak.

Penulis : Edy A. Putra | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/New Straits Times


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19