Kompas TV nasional peristiwa

Sejumlah Murid Terpapar Covid-19, Puan Maharani Anggap PTM di Sekolah Belum Siap

Minggu, 26 September 2021 | 14:41 WIB
sejumlah-murid-terpapar-covid-19-puan-maharani-anggap-ptm-di-sekolah-belum-siap
Ketua DPR RI Puan Maharani (Sumber: Dok. DPR RI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menilai pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah belum siap menjaga protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Puan lantaran masih adanya temuan kasus murid yang terpapar Covid-19 di sekolah.

"Namun ternyata dari data yang ada di sekolah SD banyak murid yang terpapar. Artinya belum siap bagaimana menjaga protokol kesehatan," ujar Puan kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).

Kendati demikian, Puan berharap seluruh murid maupun guru yang melaksanakan PTM telah menjalani vaksinasi sebanyak dua kali. Terlebih saat ini di beberapa sekolah telah menerapkan 50 persen siswa yang boleh mengikuti PTM dari kapasitas normal.

"Karena tatap muka, anak-anak sekolah sudah melaksanakan vaksin dua kali baru bisa masuk ke sekolah," kata Puan.

Selain itu, lebih lanjut Puan juga menyebut sekolah yang hendak melaksanakan PTM harus melihat kondisi dan situasi yang ada. Jangan kemudian, PTM menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah orang yang terpapar Covid-19.

"Jadi di zona hijau, bisa dibuka PTM bertahap namun tentu saja melihat kondisi dan situasi yang ada. Jangan sampai kemudian terjadi peningkatan atau penambahan orang yang terpapar," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sempat merilis data terkait jumlah sekolah yang pernah terpapar Covid-19 yakni mencapai 583 sekolah.

Data tersebut dihimpun sejak Juli 2020 sampai September 2021.

Dari data tersebut tercatat ada sebanyak 244 SMP dan 109 SMA. Kendati demikian, Mendikbudristek Nadiem Makarim menegaskan belajar tatap muka di sekolah tidak akan disetop.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19