Kompas TV regional peristiwa

Ibu dan Anak Meninggal Dalam Rumah di Depok, Awalnya Kerabat Curiga Tak Bisa Dihubungi

Minggu, 26 September 2021 | 10:36 WIB
ibu-dan-anak-meninggal-dalam-rumah-di-depok-awalnya-kerabat-curiga-tak-bisa-dihubungi
Ilustrasi mayat (Sumber: Net/Google)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Dua orang anggota keluarga, ibu dan anak ditemukan tewas di dalamnya rumahnya, pada Sabtu (25/9/2021) kemarin.

Mereka merupakan warga perumahan mewah Gema Pesona Estate yang berada di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Kanis Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Harun mengatakan, kedua korban pertama kali ditemukan oleh saudaranya yang datang ke rumah setelah curiga tiba-tiba ponsel korban tak bisa dihubungi.

“Jadi awalnya saudaranya ini mengirim pesan tak dibalas, ditelpon juga diangkat. Akhirnya saudaranya datang ke rumahnya, dipanggil-panggil juga enggak respons,” ujar Harun, dikutip dari Tribunnews, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Atraksi Memasukkan Ular Beracun ke Dalam Mulut, Pria Ini Tewas setelah Lidahnya Digigit

Karena penasaran, saudara korban pun mencoba masuk dan mendapati bahwa pintu rumah korban tak terkunci.

“Setelah dibuka, ada dua orang di dalam rumah. Satu tergeletak di lantai dan satu di kasur. Salah satunya ada yang mulutnya berbusa,” kata Harun.

Saksi segera melapor kepada petugas keamanan setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Harun mengatakan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematiannya.

“Sudah dibawa ke RS Polri. Hasil pemeriksaaan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan tidak ada barang-barang yang hilang di rumah korban,” ujarnya.

Baca juga: Pria Ini Tewas setelah Menelan Bensin yang Disedotnya, Gambaran Krisis BBM di Lebanon

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19