Kompas TV nasional peristiwa

Said Aqil Siradj: Kotak Amal Disalahgunakan Teroris untuk Rekrut anak Muda dan Milenial

Minggu, 26 September 2021 | 10:05 WIB
said-aqil-siradj-kotak-amal-disalahgunakan-teroris-untuk-rekrut-anak-muda-dan-milenial
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj memberi keterangan usai pertemuan dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kamis (28/1/2021). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengatakan banyak orang yang mungkin tak menyadari keberadaan kotak amal yang disalahgunakan oleh teroris untuk merekrut anggota baru. 

"Sebagaimana dilansir Kepala BNPT, sel terorisme masih hidup dan aktif melakukan rekrutmen melalui fasilitas internet dan media sosial selama pandemi. Mereka aktif melakukan fund raising berkedok penggalangan dana kemanusiaan,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj pada pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2021 yang digelar di Grand Syahid, Jakarta, Sabtu (25/9/21).

Said Aqil mengingatkan masyarakat supaya tak lengah dengan potensi ancaman sosial politik dalam negeri akibat terorisme.

Profesor alumnus Universitas Ummul Qura’ Mekkah ini juga mengatakan, para anak-anak muda dan milenial harus berhati-hati. 

“Mereka (para teroris-red) juga menyalahgunakan kotak-kotak amal untuk merekrut generasi muda atau kaum milenial," imbuhnya.

Kepolisian RI sebelumnya memaparkan bahwa kelompok teroris sel-sel Jamaah Islamiyah menggunakan kotak-kotak amal yang tersebar di banyak tempat ibadah di Indonesia sebagai sumber pendanaan kegiatan mereka. Banyak orang tidak menyadari bahwa banyak kotak amal yang berasal dari kelompok tersebut. Kepolisian bahkan menyebut dana yang digunakan untuk kegiatan merea dari kotak amal lebih dari 124 Miliar. 

NU mengapresiasi kinerja aparat yang melumpuhkan sel-sel JI (Jamaah Islamiyah) dan JAD (Jama’ah Anshorut Daulah), dengan menangkap Abu Rusydan dan menembak mati Ali Kalora.

"Ini bagian dari ikhtiar melindungi  jiwa dan raga bangsa Indonesia dari ancaman terorisme dan paparan ideologi jihadis," tambahnya. 

NU mendesak pemerintah menindak tegas aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang yang membunuh dan menganiaya tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Negara tidak boleh kalah oleh aksi brutal kelompok kriminal yang telah menyerang dan membunuh aparat keamanan, membakar Puskesmas, dan merusak kantor bank, gedung Sekolah Dasar, dan Pasar Kiwirok, Papua.

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19