Kompas TV regional viral

Ustaz Abu Syahid Bertemu Pelaku Penyerangan dan Mengaku Sudah Memaafkan Tersangka

Sabtu, 25 September 2021 | 18:15 WIB

BATAM, KOMPAS.TV - Polisi terus mendalami kasus penembakan Ustaz Alex di Tangerang, Banten.

Hingga kini,  sudah ada 12 saksi yang diperiksa.

Selain memeriksa 12 saksi, Tim Puslabfor juga dikerahkan untuk menganalisis hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian, serta proyektil peluru yang ditemukan.

Baca Juga: Polisi: Pelaku Penyerangan Ustaz di Batam Pernah Mengidap Penyakit Jiwa

Dikutip dari laman detik.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebutkan, “Ada 12 saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan ya, menganalisis, termasuk CCTV.”

Di media sosial, viral sosok yang diduga pelaku penembakan ustaz di Tangerang, Banten.

Dalam visual ini, tampak  pengendara sepeda motor yang sedang berhenti, persis di depan gang.

Tak berselang lama, terlihat seseorang yang berlari melewati arah gang rumah korban, Ustaz Alex.

Sosok itulah yang diduga sebagai pelaku penembakan Ustaz Alex.

Polisi hingga kini masih menganalisis rekaman CCTV di lokasi. 

Sementara itu di Batam, pelaku penyerangan Ustaz Abu Syahid Chaniago, di Masjid Baitusyakur, pada Senin lalu, diduga mengalami gangguan kejiwaan, sejak tiga tahun terakhir.

Keterangan ini disampaikan polisi berdasarkan rekam medis pelaku.

Menurut polisi, pelaku juga kerap keluar masuk rumah sakit jiwa.

Hingga kini, polisi masih terus memeriksa kejiwaan pelaku.

Ustaz Abu Syahid Chaniago, yang menjadi korban penyerangan, sudah bertemu pelaku di kantor polisi.

Ia menyatakan tidak mengenal pelaku, tapi sudah memaafkan perbuatanya.

Korban juga menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada kepolisian. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19