Kompas TV regional berita daerah

Yoris Ungkap Penyebab Renggangnya Hubungan dengan Yosef, Suami Korban Pembunuhan Subang

Sabtu, 25 September 2021 | 14:13 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Yoris, anak tertua Tuti korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, mengungkap penyebab renggangnya hubungan dengan Yosef.

Keterangan tersebut disampaikan Yoris usai tahlilan ibu dan adiknya (Tuti dan Amel), Jumat (24/9/2021).

Menurut Yoris, salah satu penyebab kerenggangan hubungan dengan Yosef adalah karena ayahnya itu hanya menghadiri tahlilan sebanyak dua kali.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Yosef Menilai Anaknya Yoris Orang Tempramental

Yoris juga menyebut kali terakhir dirinya berkomunikasi dengan Yosef pada saat acara tahlilan kedua.

"Kata uwak Lilis, papa itu cuma dua hari sih. Tahlilan juga gitu," ucap Yoris.

Yoris mengatakan, inisiatif untuk menggelar tahlilan bahkan bukan datang dari Yosef, melainkan dari dirinya sendiri dan kakak almarhumah Tuti.

"Tidak ada. Paling ya kita aja sih. Saya sama kakak mamah ya, uwak Lilis gitu kan. Ya kita aja keluarganya, keluarga dari mamah aja, kalau papa enggak ada," lanjutnya.

Baca Juga: Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Telah Lakukan Tes Kebohongan oleh Bareskrim Polri, Hasilnya?

Sebelumnya, kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengungkap bahwa hubungan kliennya dengan anak pertamanya Yoris renggang.

Dilansir dari Tribunnews.com, Penyebab renggangnya hubungan keduanya adalah tempramen keras dari Yoris.

"Pak Yosef menilai anaknya temperamental dan sering marah-marah. Bahkan pak Yosef mengaku sempat diancam dengan senjata tajam," kata Rohman Hidayat, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (20/9/2021).

Video Editor: Vila Randita

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19