Kompas TV internasional kompas dunia

Mengejutkan, AS Izinkan Transaksi dengan Taliban demi Hindari Krisis Kemanusiaan di Afghanistan

Sabtu, 25 September 2021 | 11:44 WIB
mengejutkan-as-izinkan-transaksi-dengan-taliban-demi-hindari-krisis-kemanusiaan-di-afghanistan
Jajaran komandan kelompok Taliban beserta pengawal tampak di ruang kerja presiden Afghanistan. Kelompok Taliban telah sepenuhnya menguasai Kabul, ibukota Afghanistan, pada Minggu, 15 Agustus 2021. (Sumber: AP Photo/Zabi Karimi)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Amerika Serikat (AS) melakukan langkah mengejutkan dengan mengizinkan bantuan untuk Afghanistan demi menghindari krisis kemanusiaan di negara tersebut.

Meski demikian, Washington masih mempertahankan sanksi terhadap Taliban, kelompok yang berkuasa di Afghanistan saat ini.

Sebelumnya, AS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menghentikan bantuan untuk Afghanistan setelah Taliban berkuasa.

Akibatnya krisis ekonomi melanda Afghanistan dan berpotensi membuat negara itu menjadi lumpuh.

Dikutip dari Al-Jazeera, Departemen Keuangan AS mengeluarkan dua lisensi umum pada Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Ledakan Vulkanik di Gunung Berapi Kepulauan Canary Kian Tinggi, Pemadam Kebakaran Spanyol Mundur

Salah satunya mengizinkan AS, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi internasional tertentu, termasuk PBB, terlibat dalam transaksi dengan Taliban atau Jaringan Haqqani yang diperlukan untuk menyediakan bantuan kemanusiaan.

Taliban dan Jaringan Haqqani saat ini masih di bawah sanksi AS.

Sedangkan izin kedua untuk mengizinkan dilakukannya transaksi tertentu yang berhubungan dengan ekspor dan ekspor kembali makanan, obatan-obatan serta barang-barang lainnya.

“Departemen Keuangan berkomitmen memfasilitasi aliran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan dan aktivitas lainnya untuk mendukung kebutuhan dasar manusia mereka,” ujar Direktur Kantor Keuangan AS untuk Kontrol Aset Luar Negeri, Andrea Gacki.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Al-Jazeera


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19