Kompas TV nasional peristiwa

Mengapa Gempa Bumi Sering Terjadi di Malam Hari? Kebetulan atau Ada Alasan Ilmiah?

Sabtu, 25 September 2021 | 08:39 WIB
mengapa-gempa-bumi-sering-terjadi-di-malam-hari-kebetulan-atau-ada-alasan-ilmiah
Ilustrasi Gempa Bumi. Penjelasan dari BMKG terkait mengapa gempa bumi sering terjadi di malam hari. (Sumber: Kompas.com/Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Banyak netizen yang menanyakan mengapa gempa bumi sering terjadi di malam hari.

Untuk diketahui, sebuah gempa magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Aceh di 326 kilometer barat laut Sabang, Jumat (24/9/2021), pukul 22.04 WIB.

Sebelumnya, gempa magnitudo 4,0 juga mengguncang wilayah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Senin (20/9/2021), pukul 22.10 WIB.

Lantas, mengapa gempa sering terjadi di malam hari? Apakah hanya kebetulan atau ada alasan ilmiah di baliknya?

Baca Juga: Dosen UGM Rancang Rumah Tahan Gempa, Begini Detailnya

Melansir pemberitaan Kompas.com yang tayang pada 5 Mei 2020, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menegaskan bahwa gempa kerap terjadi di malam hari hanya kebetulan saja.

Dia mengatakan bahwa tidak ada alasan ilmiah terkait gempa yang sering terjadi di malam hari.

“Analisisnya, ya itu hanya kebetulan kejadiannya pada malam atau dini hari. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan terjadinya gempa,” kata Daryono, dikutip Sabtu (25/9).

Daryono juga mengatakan bahwa ada banyak gempa yang terjadi di pagi, siang, atau sore hari, sehingga gempa bumi yang sering terjadi di malam hari hanyalah kebetulan belaka.

Terlebih, Indonesia memiliki 13 generator gempa besar yang disebut segmentasi megathrust sehingga kerap terjadi gempa.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19