Kompas TV internasional kompas dunia

Distribusi Vaksin Dunia Timpang, Menlu RI: Covax Facility Cara Paling Tepat

Sabtu, 25 September 2021 | 03:05 WIB
distribusi-vaksin-dunia-timpang-menlu-ri-covax-facility-cara-paling-tepat
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (kanan) bersama Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken saat memimpin Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS di New York, AS, Kamis (23/9/2021). (Sumber: ANTARA/HO-Kemlu RI)

NEW YORK, KOMPAS.TV – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyoroti isu ketimpangan vaksin global. Retno merujuk fakta bahwa sebagian negara memiliki kelebihan vaksin Covid-19 sedangkan sebagian negara lain kekurangan.

Ketimpangan vaksin ini menjadi perhatian mayoritas negara pada Sidang ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

“Saya menyampaikan bahwa mekanisme berbagi dosis (dose-sharing) termasuk melalui Covax Facility adalah cara yang paling cepat untuk mengatasi ketimpangan ini,” kata Retno dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021) seperti dikutip dari Antara.

Covax Facility merupakan mekanisme distribusi vaksin global yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia WHO dan Aliansi Vaksin Gavi.

Baca Juga: Disela-sela Sidang PBB, Joe Biden Undang Jokowi Diskusi Penanganan Covid-19 secara Global

Berkaitan dengan isu ketimpangan vaksin, Menlu RI mengapresiasi komitmen AS untuk mendonasikan tambahan 500 juta vaksin bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, serta memperluas produksi vaksin di negara-negara berkembang.

“Keputusan ini merupakan cerminan komitmen AS untuk memvaksin dunia dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara lain. Keputusan ini juga memberikan kesempatan bagi negara berkembang untuk menjadi bagian dari global supply chain (rantai pasokan global—red) vaksin," kata Retno.

Menlu RI juga menyampaikan, kemitraan ASEAN-AS harus dapat berkontribusi bagi upaya penguatan ketahanan kesehatan global. Hal ini dapat dilakukan antara lain melalui penguatan arsitektur kesehatan global dan pengembangan mekanisme baru untuk memobilisasi sumber daya kesehatan global.

Terkait diskriminasi vaksin yang masih terus terjadi, Menlu menyampaikan keprihatinan Indonesia. Diskriminasi tersebut justru kontra-produktif dengan upaya pemulihan dari pandemi.

“Saya tegaskan bahwa vaksin adalah isu kemanusiaan, bukan alat geopolitik," kata Retno.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19