Kompas TV nasional berkas kompas

Efektifkah Cek Sertifikat Vaksin Di Pasar? - Berkas Kompas (2)

Jumat, 24 September 2021 | 23:04 WIB

KOMPASTV - Protokol kesehatan diperketat. Kini, pemeriksaan sertifikat vaksin mutlak menjadi syarat baik bagi pelaku usaha maupun para pengunjung mall melalui aplikasi PeduliLindungi. Namun, bagaimana penerapannya pada pasar tradisional?

Peraturan Gubernur tentang PPKM level 4 covid-19 mewajibkan vaksinasi sebagai syarat masuk ke pasar tradisional yang menjual kebutuhan non sehari-hari. Tim Berkas Kompas meninjau Pasar Palmerah, satu dari 151 pasar tradisional di ibukota. Kami sama sekali tak menemukan titik pemeriksaan sertifikat vaksin bagi pembeli atau pengunjung di pasar ini. Sementara di Pasar Senen, pemeriksaan sertifikat vaksin memang dilakukan oleh para petugas di pintu masuk, tetapi tidak ada verifikasi status vaksinasi melalui pindai QR code dengan aplikasi PeduliLindungi. Kalangan pedagang menilai syarat vaksin sebagai untuk beraktivitas di pasar tradisional justru mampu menimbulkan masalah baru, misalnya antrian, kerumunan, hingga pemalsuan sertifikat vaksin.

Bagaimana pemerintah mengatasi masalah ini dan memastikan penerapannya merata dan efektif?

Simak jawabannya dalam berkas kompas episode Awas! Kebocoran Data Sertifikat Vaksin bagian kedua berikut ini.

Penulis : Krisna Aditomo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19