Kompas TV nasional berkas kompas

Pemalsuan Sertifikat Vaksin Marak, Awas Data Bocor! - Berkas Kompas (1)

Jumat, 24 September 2021 | 23:01 WIB

KOMPASTV - Pemalsuan sertifikat vaksin marak kala Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung. Penawarannya banyak ditemukan di media sosial dan mudah dipesan melalui aplikasi percakapan seperti WhatsApp. Penjual tertentu bahkan menyanggupi pembuatan sertifikat vaksin tanpa mengirimkan data KTP pemohon, sebab mereka bisa merekayasanya. Salah satu yang kami hubungi bahkan menjamin sertifikat vaksin palsu buatannya bisa lolos dari pemeriksaan.

Namun, potensi penyalahgunaan data tak hanya terjadi melalui pembuatan sertifikat atau pun kartu vaksin di marketplace. Tim Berkas Kompas menelusuri jasa percetakan kartu vaksin yang ternyata mudah ditemukan di area pertokoan kawasan Jabodetabek. Salah satunya bersedia memalsukan data yang tertera pada kartu vaksin. Penyedia jasa dengan mudah mengubah identitas dengan memakai perangkat lunak edit grafis pada komputer.

Apa bahaya yang mengancam jika bagi penyedia jasa atau pun pemesan sertifikat dan kartu vaksin palsu?

Simak jawabannya dalam berkas kompas episode awas! Kebocoran data sertifikat vaksin bagian pertama berikut ini.

Penulis : Krisna Aditomo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19