Kompas TV nasional peristiwa

Ini Alasan Yoris tak Pakai Jasa Pengacara untuk Kasus Pembunuhan Ibu dan Adiknya di Subang

Jumat, 24 September 2021 | 19:14 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Yoris anak tertua Korban Tuti sekaligus kakak  korban pembunuhan Amel menjelaskan terkait alasannya tak mau gunakan jasa pengacara saat ditawari ayahnya Yosep.

Diketahui selama penyelidikan oleh polisi, Yoris beberapa kali diperiksa bahkan sempat jalani tes kejujuran.

Ketika disinggung terkait alasannya tak mau menggunakan jasa kuasa hukum saat ditawari Yosep Ayahnya. Yoris menegaskan hal itu tidak perlu karena merasa dirinya tidak bersalah sehingga kenapa harus menyewa kuasa hukum.

Ia pun menilai langkah itu mubazir karena menurutnya lebih baik uang untuk menyewa kuasa hukum dipakai untuk biaya tahlilan ibu dan adik tercintanya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Yosef Menilai Anaknya Yoris Orang Tempramental

Selain itu Yoris juga merasa kecewa dengan Ayahnya Yosep karena saat keluarga tengah berduka dan menggelar tahlilan Yosep justru malah main golf meski baru tiga hari pasca peristiwa pembunuhan.

Sementara itu, kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi pada 18 Agustus lalu hingga kini belum juga bisa diungkap kepolisian.

Meski demikian pihak kepolisian dari Polres Subang, Polda Jawa Barat dan Bareskrim Mabes Polri terus berusaha keras untuk mengurai teka teki kasus tersebut.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19