Kompas TV regional berita daerah

Warga Tolak Vaksin, Bupati Bandung Siap Turun Gunung

Jumat, 24 September 2021 | 16:38 WIB

KAB. BANDUNG, KOMPAS.TV - Untuk melakukan percepatan vaksin setelah menerima lima ratus lima puluh ribu dosis vaksin. Pemerintah Kabupaten Bandung akan kebut proses vaksinasi warganya. Dengan jumlah dosis yang diterima, diharapkan bisa selesai pada awal bulan Oktober mendatang. 

Kendala yang dihadapi Pemkab Bandung dalam proses vaksinasi adalah selain wilayah yang luas dengan jumlah penduduk mencapai tiga juta jiwa lebih, ditambah kurangnya tenaga kesehatan. Namun Pemkab Bandung optimistis, jika pasokan dosis vaksin banyak dan lancar, herd imunitty kepada warga akan tercapai pada bulan desember tahun 2021. 

Menurut Bupati Bandung, Dadang Supriatna, di wilayah Kabupaten Bandung masih ada warga yang menolak melakukan vaksin. Sehingga dirinya berencana turun langsung dan memberikan pemahaman agar warga bisa melakukan vaksinasi. Saat ini baru sekitar sembilan ratus warga yang sudah melakukan vaksin. 

Untuk mempercepat vaksinasi selain melakukan vaksin setiap hari, Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan kendaraan mobile vaksin, agar warga yang tinggal di wilayah pelosok bisa melakukan vaksin. Target Pemerintah Kabupaten Bandung bisa melakukan vaksin hingga delapan puluh persen dari jumlah warganya, akan selesai pada bulan Desember nanti.

 

Untuk lebih tahu berita terup date seputarJawa Barat, bisa klik link di bawah .

IG:https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube:https://www.youtube.com/c/kompastvjaw...

Twitter:https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook:https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

 

Penulis : KompasTV Bandung

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19