Kompas TV olahraga kompas sport

Jika Nasib Koeman di Ujung Tanduk, Apakah Xavi Bersedia Nakhodai Barcelona?

Kamis, 23 September 2021 | 23:45 WIB
jika-nasib-koeman-di-ujung-tanduk-apakah-xavi-bersedia-nakhodai-barcelona
Legenda Barcelona Xavi Hernandez yang dikaitkan bakal melatih Blaugrana dalam waktu dekat. (Sumber: instagram@xavi)

BARCELONA, KOMPAS.TV - Xavi Hernandez mungkin bisa melatih klub yang membesarkan namanya, Barcelona mengingat masa depan Ronald Koeman yang masih belum jelas. 

Xavi belakangan ini dihubungkan dengan Barcelona setelah hasil buruk yang diterima Blaugrana dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Koeman. 

Xavi yang merupakan seorang legenda di Camp Nou dengan total penampilan 767 pertandingan disebut menjadi sosok yang paling cocok dengan filosofi klub. 

Ia disebut memiliki gaya permainan yang sama dengan Pep Guardiola, mempunyai pengalaman melatih klub Qatar Al Sadd, hingga kedekatannya dengan berbagai stakeholder Barcelona membuat Xavi menjadi favorit penggemar untuk menakhodai skuad Catalan. 

Namun, Xavi saat ini belum mau bernegosiasi dengan Barcelona. Dia menghormati posisi Koeman yang sekarang masih sah sebagai juru taktik. 

Meski Xavi mengaku sedih dengan kondisi Barcelona sekarang, namun ia menegaskan tak ingin mengkhianati Koeman dengan bernegosiasi secara diam-diam. 

Presiden Barcelona Joan Laporta yang memiliki kedekatan dengan Xavi tampaknya juga bersiap untuk melakukan pembicaraan secara empat mata. 

Baca Juga: Legenda Bayern: Tanpa Messi, Jiwa Barcelona Tercabik-cabik

Tapi Laporta masih menunggu bagaimana kelanjutan performa Barcelona di bawah Koeman. 

Laporta juga tak khawatir Xavi akan melatih tim lain karena ia yakin pemain lulusan akademi La Masia itu lebih memilih Barcelona sebagai klub masa depannya. 

Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/MARCA


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19