Kompas TV nasional hukum

MAKI Berharap Azis Syamsuddin Bertanggung Jawab dan Tidak Ada Drama Benjol Sebesar Bakpau

Kamis, 23 September 2021 | 23:36 WIB
maki-berharap-azis-syamsuddin-bertanggung-jawab-dan-tidak-ada-drama-benjol-sebesar-bakpau
Koordinator MAKI Boyamin Saiman  (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) berharap Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dapat bertanggung jawab secara hukum jika ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

MAKI tidak ingin terulang lagi “drama”, seperti saat mantan DPR RI Setya Novanto berurusan dengan KPK.

“Saya berharap Pak Azis akan mempertanggungjawabkan secara hukum. Mohon tidak ada drama-drama lagi seperti zaman Setya Novanto,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam dialog di program Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Kamis (23/9/2021).

Drama yang dimaksud Boyamin antara lain ketika Setya Novanto berupaya menghindari proses hukum di KPK.

Seperti diketahui, dalam proses hukum kasus korupsi KTP elektronik, beberapa kali KPK gagal memeriksa Novanto. Misalnya saat eks Ketua Umum Partai Golkar tersebut tidak dapat ditemui KPK di rumahnya.

Kemudian Novanto juga diketahui terlibat kecelakaan, dan dirawat di rumah sakit. Pengacara Novanto ketika itu sempat berkomentar bahwa benjol di kepala Novanto sebesar bakpau.

Baca Juga: Jika Tersangka, Azis Syamsuddin Tidak Akan Ajukan Praperadilan

Namun Boyamin menyatakan dirinya yakin Azis Syamsuddin bakal tetap menghormati proses hukum di KPK. Hal ini karena Azis Syamsuddin sendiri merupakan seorang advokat.

“Saya yakin karena Pak Azis seorang lawyer saya yakin akan lebih terhormat menghadapi semua ini,” tuturnya.

Menurutnya jika memang Azis Syamsuddin merasa proses hukumnya tidak tepat, maka Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu pun dapat mengajukan praperadilan apabila ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19