Kompas TV regional berita daerah

Terpaksa Gunakan Perahu Penyeberangan Banjir Meski Berisiko, Pengendara : Tidak Ada Jalan Lain

Kamis, 23 September 2021 | 21:18 WIB

PALANGKARAYA, KOMPAS.TV - Selama lebih dari tiga pekan lamanya banjir merendam ruas Jalan Nasional Trans Kalimantan Poros Tengah di Desa Penda Barania, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dengan kedalaman mulai dari tiga puluh sentimeter hingga hampir satu meter.

Kondisi banjir ini membuat arus lalu lintas menjadi tidak lancar, bahkan akibat dari banjir ada beberapa titik diruas jalan yang rusak parah dan banyak kendaraan roda empat terjebak dan mogok dilubang yang terendam banjir.

Baca Juga: 17 Kelurahan di Palangkaraya Terendam Banjir, Lebih dari 9000 Jiwa Jadi Korban Sejak Dua Pekan

Sementara untuk kendaraan roda sangat beresiko tinggi tuntuk melintas.

Sehingga memaksa pengendara roda dua untuk menggunakan perahu penyeberangan yang disiapkan oleh warga sekitar Desa Penda Barania pengendara roda dua juga harus mengeluarkan anggaran tambahan.

Ongkos sebesar Rp. 5.000 hingga Rp.7000 untuk kendaraan dan pengendara setiap sekali penyeberangan.

Sementara untuk perorangan tanpa kendaraan dikenakan biaya dua puluh lima ribu sampai tiga puluh ribu rupiah.

Namun pengendara mengaku tak punya pilihan agar dapat mencapai lokasi tujuan.

"Tidak ada jalan lain lagi, harus naik kelotok," ucap Tanjung, seorang pengendara roda dua.

Baca Juga: Mahasiswi Diduga Alami Pelecehan Seksual Secara Verbal oleh Oknum Kampus di Banjarmasin

Namun untuk penggunaan dan operasional jasa perahu penyebarangan, tidak ada perhatian dari instansi terkait baik itu himbauan dan aturan.

Serta pengawasan keselamatan terkait kapasitas muatan dari setiap perahu dalam mengangkut kendaraan roda dua dan perorangan untuk setiap kali melakukan penyeberangan dengan jarak tempuh sejauh dua kilometer.
Sehingga kecelakaan seperti yang sebelumnya yang telah menenggelamkan enam kendaraan roda dua tidak terjadi.

Ruas jalan ini merupakan akses tunggal yang selalu digunakan untuk jalur perekonomian untuk menuju tujuh kabupaten di Kalimantan Tengah di antaranya Kabupaten Pulang Pisau, Gunung Mas dan Kapuas.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19