Kompas TV nasional peristiwa

Jokowi Wanti-Wanti Penegak Hukum Jangan Sampai Beking Mafia Tanah

Kamis, 23 September 2021 | 20:09 WIB

KOMPAS.TV - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta Polri berantas mafia tanah.

Presiden mewanti-wanti jangan sampai ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah.

Presiden menyampaikan komitmen pemerintah dalam memberantas mafia tanah saat penyerahan sertifikat redistribusi tanah di Istana Bogor, Jawa Barat pada Rabu (22/09) kemarin.

Presiden menginstruksikan pada Polri tidak ragu memberantas mafia tanah untuk memperjuangkan hak masyarakat.

"Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran Polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada," ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada "Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria" di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Calon Hakim Agung Ini Tegaskan Tak Ada Mafia Peradilan di Indonesia

Sementara itu, tersebar di media sosial guru besar IPB Ing Mokoginta yang meminta presiden turun tangan selesaikan kasus penyerobotan lahan miliknya.

Ia pernah melaporkan kasus penyerobotan lahan ke Polda Sulut tahun 2017 silam namun hingga kini tak kunjung selesai.

Jokowi mengungkapkan, banyak konflik agraria telah berlangsung lama, bahkan sangat lama.

"Ada yang puluhan tahun bahkan sampai 40 tahun tapi masalahnya tidak selesai-selesai," ucap Jokowi.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SINAU

Kenapa Orang Jepang Suka Tidur di Lantai ?

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19