Kompas TV regional berita daerah

Kedai Makanan Khas Hajatan Jawa Timuran

Kamis, 23 September 2021 | 18:29 WIB

MAGETAN, KOMPAS.TV - Menu khas hajatan ala Jawa Timuran seperti sop manten dan es podeng, rupanya masih menjadi salah satu menu yang dicari masyarakat. Meski mulai tergesernya menu tradisional hajatan dengan menu prasmanan pernikahan moderen.  Di Magetan, Jawa Timur, sebuah kedai menyajikan menu khas hajatan, untuk mengobati kerinduan akan menu tradisional khas hajatan.

Kedai Dhenofa yang berada di Jalan Pancasila, Gorang - Gareng, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jawa Timur, ini menyajikan berbagai makanan khas hajatan Jawa Timuran, untuk mengobati kerinduan masyarakat akan berbagai menu jamuan makanan di pesta pernikahan.

Menu tradisional khas hajatan seperti nasi pupuk, yang terdiri dari olahan daging sapi, sambel kentang, dan acar, kemudian sop manten dengan irisan wortel, makaroni, dan bakso yang disiram kuah sop yang segar, sampai es podeng yang dapat menghilangkan dahaga, bisa anda jumpai di kedai ini.  

Suswandari, adalah ibu rumah tangga yang ada di balik ide menu hajatan di kedai ini. Berawal dari kerinduannya dengan menu khas hajatan khususnya sop manten, hingga pada awal tahun 2021 lalu ia memutuskan untuk menyajikan menu hajatan di kedainya.

Mulai tergesernya menu tradisional hajatan dengan menu prasmanan pernikahan modern, membuat tidak hanya masyarakat sekitar namun luar daerah juga rela jauh-jauh datang ke kedai ini untuk mengobati kerinduan akan menu tradisional khas hajatan.

Berbagai menu khas hajatan disini bisa anda nikmati dalam satu paket makan yang terdiri dari nasi pupuk, sop manten, dan es podeng. Harga dari paket manten ini juga cukup terjangkau, hanya dengan dua puluh lima ribu rupiah saja anda bisa minikmati paket lengkap ini.

#beritamagetan

#menuhajatan

#kulinerhajatan

#espodeng

#nasipupuk

#sopmanten

Penulis : KompasTV Madiun

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19