Kompas TV regional berita daerah

Warga Binaan Lapas Makassar Menghasilkan Income Dari Balik Jeruji Besi Lewat Peternakan Puyuh

Kamis, 23 September 2021 | 16:14 WIB
warga-binaan-lapas-makassar-menghasilkan-income-dari-balik-jeruji-besi-lewat-peternakan-puyuh
Kepala Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Evy Aprialti di ruang Bimbingan Kerja Lapas Makassar Memberikan bantuan 400 burung puyuh untuk diternakan dan dikelola oleh warga binaan yang telah lulus assesment (Sumber: kanwilkumham sulsel)

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, Hernowo Sugiastanto, Kamis(23/09) mengatakan bahwa pihaknya pada Rabu kemarin menerima bantuan 400 ekor Burung Puyuh untuk budi daya dari Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar.

Bantuan diberikan langsung oleh Kepala Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Evy Aprialti di ruang Bimbingan Kerja Lapas Makassar. 

Hernowo mengatakan bantuan 400 burung puyuh tersebut akan diternakan dan dikelola oleh warga binaan yang telah lulus assesment oleh tim Bidang Bimbingan Kerja. Sebanyak 15 orang dan digilir untuk mengelola telur puyuh yang dihasilkan. 

"Kegiatan ini akan menjadi pembelajaran dan bekal bagi warga binaan yang nantinya bisa menghasilkan income. Diharapkan setelah bebas mereka dapat termotivasi untuk mengembangkan usaha mandiri beternak burung puyuh," ungkap Hernowo

Kadis Evy menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun Lapas Makassar dalam upaya bekerjasama mengembangkan keterampilan berwirausaha  Warga Binaan Lapas Makassar, khususnya terkait dengan peternakan. 

Lebih lanjut Evy mengatakan akan melakukan monitoring setiap bulan untuk memantau perkembangan atau capaian pengembangan ternak oleh Warga Binaan Lapas Makassar. 

Evi berharap kerjasama antar Lapas Makassar dan Pemkot Makassar khususnya Dinas Perikanan dan Pertanian dapat terus berlanjut dan terkoordinasi dengan baik untuk pengembangan usaha dan keterampilan Warga Binaan, dengan jangkauan lebih luas termasuk di dalamnya sektor pertanian dan usaha lainnya.

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto dalam keterangannya, Kamis(23/09), menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Perikanan dan Pertanian atas kepeduliannya, mendukung program pembinaan kemandirian Warga Binaan di Lapas Makassar yang diharapkan nantinya berguna sebagai bekal penghidupan kelak ketika WBP telah selesai menjalani masa pidananya  dan berintegrasi kembali dalam lingkungan masyarakat.


#lapasmakassar
#peternakan
#burungpuyuh

Penulis : KompasTV Makassar

Sumber : Kompas TV Makassar


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19