Kompas TV regional berita daerah

Cegah Potensi Konflik, Laut Natuna Utara Dijaga TNI Satuan Terintegrasi

Kamis, 23 September 2021 | 14:13 WIB

KEPULAUAN RIAU, KOMPAS.TV - Mengantisipasi adanya eskalasi potensi konflik di kawasan Laut Natuna Utara, TNI membangun Satuan TNI Terintegrasi atau STT di Natuna.

Indonesia memperkuat penjagaan di kawasan Laut Natuna Utara yang dulu dikenal dengan sebutan Laut China Selatan.

Pengawasan diperketat di Laut Natuna Utara karena merupakan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dimana Indonesia memiliki hak berdaulat untuk mengelolanya.

Baca Juga: Panglima Koarmada I Sebut Standar Jumlah KRI untuk Jaga Laut Natuna Sangat Minim

Namun Laut Natuna Utara bukanlah perairan teritorial kedaulatan Indonesia dan semua negara memiliki hak lintas damai, baik melalui alur kepulauan dan untuk pelayaran internasional.

Untuk itu, karena berpotensi menimbulkan sejumlah manuver dari militer negara asing, Pangkogabwilhan I menegaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini dalam pengawasan melekat dengan satuan gabungan kekuatan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, serta Angkatan Udara.

Hal ini diyakini bisa melakukan penindakan awal dari agresivitas militer asing.

TNI juga secara rutin melaksanakan operasi patroli dan pengawasan khususnya di titik perbatasan laut.

Baca Juga: Nelayan Takut Melaut di Perairan Natuna, Panglima Koarmada I Pastikan Tak Ada Kapal Asing di Lokasi

Pengawasan ketat ini bermula dari munculnya video yang menjadi viral saat nelayan melihat kapal perang milik Tiongkok jenis destroyer dari jarak dekat di Laut Natuna Utara.

TNI langsung memantau areal di sekitar Laut Natuna Utara yang tampak tidak terlalu ramai dan tidak terlihat adanya eskalasi atau intimidasi kapal asing.

TNI akan menjaga wilayah NKRI dari berbagai potensi ancaman.

Ada 4 kapal perang dan satu helikopter yang berpatroli untuk melakukan pemantauan operasi pengamanan.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:36
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19