Kompas TV regional viral

Selain Lokasi Penemuan Kerangka Manusia Duduk Bersila, Ini 4 Fakta Pantai Parangkusumo Bantul

Rabu, 22 September 2021 | 22:38 WIB
selain-lokasi-penemuan-kerangka-manusia-duduk-bersila-ini-4-fakta-pantai-parangkusumo-bantul
Seorang peziaran dan abdi dalem sedang mempersiapkan ritual melabuh sesaji di Pantai Parangkusumo, Bantul beberapa waktu lalu. Kerangka manusia bersila ditemukan di pantai ini pada Selasa (21/9/2021). (Sumber: Kompas.tv/Kurniawan Eka Mulyana)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV – Warga sekitar lokasi wisata Parangkusumo, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digegerkan dengan penemuan tengkorak dan kerangka manusia dalam posisi bersila pada Selasa (21/9/2021).

Saat ditemukan, kerangka itu masih mengenakan celana training warna hitam kombinasi list merah dan celana dalam berwarna hitam, dalam kondisi terkubur pasir.

Sebagaimana diketahui, Pantai Parangkusumo cukup populer sebagai obyek wisata pantai di Yogyakarta.

Selain pemandangannya yang indah, pantai ini juga dikenal sebagai salah satu tempat untuk melaksanakan ritual tertentu pada waktu-waktu tertentu pula.

Berikut sejumlah fakta tentang Pantai Parangkusumo:

1. Memiliki Gumuk Pasir

Pantai Parangkusumo memiliki gumuk pasir yang menjadi salah satu daya tarik. Gumuk dalam bahasa Jawa berarti gundukan.

Nama gumuk pasir ini disematkan karena di tempat itu terdapat gundukan-gundukan pasir yang menghampar luas.

Melansir Visiting Jogja, gumuk pasir semacam itu hanya ada dua di dunia loh, yakni di Yogyakarta, Indonesia dan di Meksiko.

Perlu waktu berjuta tahun untuk membentuk hamparan pasir seluas itu. Gumuk pasir di kawasan Parangkusumo terbentuk dari endapan material vulkanik Gunung Merapi yang terbawa arus sungai Progo dan Sungai Opak.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19